Sabtu, 20 Jun 2026 08:03 WIB

Bantu Petani Jamur Tiram, ITTelkom Surabaya Hibahkan Teknologi Smart Farming

Teknologi Smart Farming Berbasis Internet of Things (IoT), besutan ITTelkom Surabaya. (Foto: Humas ITTelkom Surabaya/jatimnow.com)
Teknologi Smart Farming Berbasis Internet of Things (IoT), besutan ITTelkom Surabaya. (Foto: Humas ITTelkom Surabaya/jatimnow.com)

Surabaya - Tim pengabdian masyarakat (pengmas) yang beranggotakan dosen dan mahasiswa Institut Teknologi (IT) Telkom Surabaya, membuat Teknologi Smart Farming Berbasis Internet of Things (IoT) bagi rumah kumbung kelompok petani jamur tiram Elok Mekarsari Surabaya.

Tim dosen program studi teknik telekomunikasi terdiri dari Nilla Rachmaningrum, Dr. Fannush Shofi Akbar dan Hamzah Ulinuha Mustakim.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sedangkan tiga orang mahasiswa yang terlibat, di antaranya Rizky Maulana, Syammas Muhyiddin, dan Leonardo Krisna.

Ketua tim pengabdian masyarakat ITTelkom Surabaya, Nilla Rachmaningrum mengatakan, teknologi smart farming diharapkan dapat membantu memonitoring suhu dan kelembapan udara di dalam rumah jamur.

Untuk mempermudah kinerjanya, hasil monitoring dapat diakses dari melalui smartphone. Apabila suhu dan kelembapan udara tidak sesuai, maka penyemprotan air otomatis akan menyala sehingga kondisinya dapat selalu terjaga.

“Dengan sistem penyemprotan otomatis berdasarkan monitoring suhu dan kelembapan udara ini petani jamur tidak perlu lagi mengecek secara manual dan tidak perlu lagi datang ke rumah jamur, sehingga proses budidaya jamur bisa lebih efisien," ujar Nilla Rachmaningrum, melalui siaran tertulisnya, Jumat (29/7/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Alat teknologi smart farming yang dikerjakan selama 6 bulan itu menggunakan perangkat ESP8266 sebagai modul pengatur yang menerima data dari sensor suhu dan sensor kelembapan udara.

"Modul pengatur juga berfungsi menghidupkan pompa air high pressure untuk menyiram dinding-dinding dalam rumah kumbung jamur agar suhu dan kelembapan udara terjaga. Selanjutnya hasil monitoring suhu dan kelembapan udara juga dikirimkan ke smartphone petani melalui koneksi WiFi," bebernya.

Sementara itu, Ketua kelompok tani Elok Mekarsari, Ary Widiastutik mengaku sangat terbantu dengan alat yang dihibahkan oleh tim pengmas IT Telkom Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dia sangat bersyukur dengan adanya alat inovasi ini. Selain itu pihaknya juga diajari cara memasang dan penggunaanya.

“Terima kasih kepada tim ITTelkom Surabaya, melalui alat ini akan mempermudah proses budidaya jamur tiram di tempat kami," jelas Ary Widiastutik.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.