Rabu, 17 Jun 2026 04:49 WIB

Tahun Baru Islam, Khofifah Berharap Semua Sektor di Jatim Terus Membaik

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara Kick Off 1 Abad NU di Surabaya (Foto: Humas Pemprov Jatim)
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat menghadiri acara Kick Off 1 Abad NU di Surabaya (Foto: Humas Pemprov Jatim)

Surabaya - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebut bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1444 H menjadi momentum bagi masyarakat Jatim untuk hijrah dari keterpurukan akibat Pandemi Covid-19.

Tahun Baru Islam kali ini juga menjadi ajang instropeksi diri agar bisa lebih baik ke depannya.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Tahun baru, semangatnya juga harus baru. Tinggalkan yang buruk, yang kurang baik dan tidak produktif. Terus perbaiki diri. Jangan sampai tidak ada perubahan berarti," ungkap Khofifah, Jumat (29/7/2022).

Khofifah menegaskan, tagline Provinsi Jatim Tahun 2022 ini adalah Optimis Jatim Bangkit. Tagline itu menjadi cermin bahwa Pemprov Jatim percaya diri, mampu kembali bangkit berdiri usai dihantam pandemi.

"Ayat ini diulang dua kali sebagai bagian dari bangunan optimisme yang kita bisa lakukan. Bahwa setelah kesulitan ini insyaAllah akan ada kemudahan. Semua sektor, mulai ekonomi, pendidikan, budaya, pariwisata, kesehatan dan semuanya. Mudah-mudahan akan terus membaik," terang dia.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Menurut Khofifah, semangat baru itu harus dilipatgandakan, mengingat Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H berdekatan dengan peringatan Kemerdekaan RI.

Khofifah juga berpesan kepada umat Islam untuk terus meneguhkan ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniah dan ukhuwah basyariah. Dia meminta masyarakat Jatim untuk meningkatkan sikap moderasi beragama, toleransi, inklusivitas dan ta'awun atau tolong menolong antar sesama.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Saya berharap sebagai muslim, kita semua dapat mengambil pelajaran dari perjuangan Nabi Muhammad SAW. Semasa hijrah dari Makkah ke Madinah yang telah membuat Islam berkembang pesat, menyebar luas ke seluruh dunia seperti saat ini," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.