Minggu, 21 Jun 2026 06:16 WIB

Jejak Kejahatan Emak-emak Sindikat Pencuri Barang Pengunjung Swalayan Surabaya

Emak-emak sindikat pencuri barang pengunjung swalayan diamankan di Mapolsek Sukolilo, Surabaya (Foto: Faizal for jatimnow.com)
Emak-emak sindikat pencuri barang pengunjung swalayan diamankan di Mapolsek Sukolilo, Surabaya (Foto: Faizal for jatimnow.com)

Surabaya - Unit Reskrim Polsek Sukolilo meringkus empat sindikat pencuri barang bawaan pengunjung swalayan di wilayah Surabaya timur. Dari keempatnya pelaku itu, tiga di antaranya merupakan emak-emak, residivis kasus yang sama.

Ketiga emak-emak warga Surabaya itu berinisial Z (57) warga Jalan Wonorejo IV; N (47) warga Kupang Praupan Pasar III dan SE (38) warga Jalan Pacar Kembang I. Sementara satu pria berinisial HP (52), warga Jalan Taman Harapan Baru Blok U-12, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kapolsek Sukolilo, Kompol M Sholeh mengatakan, sindikat tersebut tertangkap usai beraksi di Swalayan Hokky di Jalan Soekarno, Surabaya. Saat beraksi, keempatnya terekam CCTV yang ada di swalayan tersebut.

"Setelah adanya laporan dan bukti CCTV, keempatnya kami amankan di tempat berbeda. Ketiga tersangka perempuan tersebut pernah ditangkap atas kasus pencurian," jelas Sholeh, Kamis (28/7/2022).

Soleh menambahkan, selain keempat pelaku yang ditangkap, masih ada satu pelaku lagi yang masih buron. Mereka menyasar tas kecil atau ponsel milik korban yang tergeletak saat berbelanja.

"Masih ada satu pelaku yang kami tetapkan sebagai DPO. Dari pengakuannya, sebelum tertangkap mereka sudah beroperasi di dua lokasi," ungkapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sholeh menyebut, dari hasil penyidikan dan rekaman CCTV, mereka beraksi di Hokky dengan menyamar sebagai pembeli.

Tiga pelaku ini masuk. Kemudian saat melihat korban, tersangka menutupi tas korban dengan tas besar miliknya. Lalu pelaku Z mengambil tas korban dan memasukkan ke tas besar yang dibawa pelaku B.

"Sementara tersangka SE dan HP bertugas mengawasi sekitar. Setelah selesai mereka berpencar," beber dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Sementara salah satu tersangka berinisial N mengaku sudah dua kali masuk penjara dalam kasus yang sama. Alasannya karena untuk memenuhi kebutuhan hidup.

"Iya pernah ditangkap Polsek Tegalsari karena mencuri di Tunjungan Plaza, Surabaya. Karena Untuk kebutuhan sehari-hari," ujarnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.