Selasa, 16 Jun 2026 14:17 WIB

Meminimalisir Kemacetan, Jalur Keluar Masuk Kota Batu Akan Dilebarkan

Jalan Ir Soekarno Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Jalan Ir Soekarno Kota Batu. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Kemacetan mulai terjadi di Kota Batu saat weekend maupun musim liburan. Terutama yang ada di Jalan Ir Soekarno atau akses utama keluar masuk kendaraan.

Hal tersebut mengundang perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) maupun pusat. Sehingga merencanakan bakal membangun jalan yang saat ini hanya satu lajur menjadi empat lajur.

Baca Juga: Jasa Marga Percepat Pelebaran Ruas Tol Surabaya-Gempol

Rencananya anggaran yang disiapkan menyentuh Rp120 miliar. Untuk itu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu diharuskan merampungkan detailed engginering design (DED) agar 2023 pembangunan sudah bisa dilangsungkan.

"Ya, anggaran sebesar Rp120 miliar itu nantinya digunakan untuk melebarkan ruas jalan 11 meter dengan panjang sekitar 4,2 kilometer sampai 5 kilometer dari Jalan Raya Pendem hingga Batu," kata Kepala Bidang Bina Marga Provinsi Jatim Arif Endro Rahman, Kamis (28/7/2022).

Sekarang, pihak Pemprov Jatim tengah melakukan konsolidasi dengan pemerintah pusat untuk menggunakan APBN atau menggunakan APBD provinsi. Sehingga pihaknya saat ini lebih fokus mengerjakan DED terlebih dahulu dan merealisasikan pada tahun depan.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Nanti empat jalur tersebut juga masih butuh pembebasan lahan sekitar 4.990 meter persegi dalam pelaksanaannya. Karena nanti ada klasifikasi penggunaan lajur. Jadi ada lajur untuk kendaraan berat dan lajur kendaraan kecil," imbuhnya.

Begitu juga untuk lajur sepeda motor akan dibuatkan sendiri dan tidak boleh dilintasi mobil apalagi truk karena bisa membahayakan pengguna roda dua. Bahkan rencananya pengerjaan pelebaran jalan sendiri nantinya bakal dilakukan pada malam hari yakni pukul 23.00 - 04.00 WIB agar tidak mengganggu pengguna jalan.

"Sedangkan untuk pengerjaanya bakal memiliki waktu lebih panjang yakni 10 bulan karena proses pengerjaan yang cenderung pendek serta antisipasi dalam menghadapi cuaca di musim penghujan," tuturnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Sementara itu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko menegaskan, memang diperlukan pembebasan lahan sebesar itu maka pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu dengan pihak-pihak terkait.

"Karena pelebaran jalur provinsi ini memang sangat ditunggu oleh masyarakat. Bisa benar-benar terhindar dari kemacetan apabila memang direalisasikan," tutupnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.