Senin, 22 Jun 2026 16:06 WIB

Kabur Usai Beraksi, Motor Pencuri Burung Diseruduk Mobil Masuk Parit di Jombang

Kendaraan pelaku saat diamankan polisi di Polsek Sumobito.(Foto: Elok Aprianto)
Kendaraan pelaku saat diamankan polisi di Polsek Sumobito.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Gagal mencuri burung, dua orang pemuda asal Desa Alang-alang Caruban, Kecamatan Jogoroto, babak belur diamuk massa. Mereka tepergok mencuri burung milik Ponidi (52) warga Dusun Mojodadi, Desa Plemahan, Kecamatan Sumobito.

Kedua pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polsek Sumobito itu.

Baca Juga: Pegawai Honorer Kota Probolinggo Nekat Curi Traktor di Gudang DKP3

Ponidi menjelaskan awalnya burung peliharaannya itu dijemur di depan rumah pinggir jalan sekitar pukul 10.00 WIB. Ia saat itu juga menjemur gabah.

"Saya tinggal duduk-duduk di bawah pohon mangga. Sekitar jam 11.00, kok burungnya mau diambil, sama pelaku ya saya teriaki," ungkap Ponidi, Kamis (28/7/2022).

Usai diteriaki maling, kedua pelaku itu, kabur dengan menggunakan motor Honda Beat warna hitam.

"Terus sempat dihadang sama itu Cak Andik, tapi lolos pelakunya, terus dikejar sama warga ramai-ramai," bebernya.

Aksi kabur kedua pelaku akhirnya terhenti usai kendaraannya ditabrak mobil Siaga Desa yang digunakan warga untuk mengejar pelaku. Kendaraan pelaku tercebur ke sungai di area persawahan di Desa Kedungpapar, Sumobito.

"Ada mobil dari berlawanan, sedangkan motor pelaku ini sudah dibuntuti sama mobil ambulans desa yang dibawa Cak Andik, terus ditubruk saja dari belakang," tegasnya.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Ponidi mengatakan, usai tertangkap kedua pelaku diamankan di area pertokoan yang ada di wilayah Kedungpapar.

"Ya apes anak itu," tukasnya.

Sementara itu, Andik (42) supir mobil Siaga Desa menjelaskan awalnya ia tak tahu jika ada maling yang hendak mencuri burung milik tetangganya. Namun setelah mendengar teriakan Ponidi, akhirnya ia mengejar pelaku yang kabur, dengan menggunakan mobil ambulans.

"Tetangga saya teriak ada maling, dan kebetulan mobil saya masih hidup. Pelaku sempat saya tendang tapi gak kena, terus kabur, terus saya kejar," bebernya.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung Komplotan Maling Spesialis Rumah Kosong, Beraksi di 13 TKP

"Saya kejar sama mobil Siaga Desa, kebetulan ada mobil Agya, yang membuat maling ini tidak bisa lari kencang, kena mobil saya, akhirnya saya tendang sampai masuk ke parit," sambung Andik.

Usai masuk parit dan diamankan warga, kedua pelaku akhirnya dimasa warga yang geram.

"Iya dimassa, tapi saya lerai biar gak ada korban. Sekarang pelaku ada di Polsek Sumobito," pungkas Andik.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.