Kamis, 18 Jun 2026 02:37 WIB

Update

Kebakaran Gudang di Bondowoso, Polisi: Pemilik dan Sopir Truk Melarikan Diri

Saluran irigasi warga di sekitar gudang yang terbakar tecemar limbah solar (Foto: Humas Polres Bondowoso)
Saluran irigasi warga di sekitar gudang yang terbakar tecemar limbah solar (Foto: Humas Polres Bondowoso)

Bondowoso - Polisi masih terus menyelidiki kasus kebakaran gudang di Desa Silolembu, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.

Kapolres Bondowoso AKBP Wimboko menyebut, sudah ada empat yang diperiksa dalam kasus kebakaran pada Senin (25/7/2022) malam lalu itu.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

"Sudah ada empat orang saksi yang kami periksa. Sedangkan sopir truk dan pemilik gudang, melarikan diri dan masih kami cari," jelas Wimboko saat dikonfirmasi jatimnow.com, Rabu (27/7/2022) malam.

Terkait dugaan praktik penimbunan solar dalam gudang itu, Wimboko masih belum bisa menyimpulkan, lantaran hal itu masih dalam proses penyelidikan.

"Kami masih lidik. Kami tidak bisa berasumsi karena harus berbicara sesuai fakta di lapangan," tegas mantan Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya itu.

Gudang diduga tempat penimbunan solar di Bondowoso yang terbakar pada Senin (25/7/2022) malam (Foto: Damkar Bondowoso)Gudang diduga tempat penimbunan solar di Bondowoso yang terbakar pada Senin (25/7/2022) malam (Foto: Damkar Bondowoso)

Di sisi lain, akibat terbakarnya gudang itu, saluran irigasi warga sekitar tercemar solar hingga ke areal persawahan.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Hal ini disampaikan Kepala Dusun Lumbung, Muhammad Rofi. Dia mengaku harus menguras bak mandi untuk menyirami irigasi yang tercemar solar tersebut.

"Kita siram dan satu bak mandi itu habis untuk menyiram saluran selokan ini. Kalau gak disiram air, khawatir terbakar," tutur Rofi.

Menurutnya, hal itu harus dilakukam karena selokan warga sempat terbakar karena adanya sisa solar di aliran tersebut.

Baca Juga: Rumah Warga di Jember Terbakar Jelang Pesta Pernikahan

"Jadi biar gak terbakar lagi, warga sini kompak menyiramkan air biar solarnya cepat mengalir sejak tadi malam," ungkapnya.

Tidak hanya itu, dampak dari kebakaran itu juga sampai mencemari persawahan dan sungai.

"Masyarakat yang biasa mandi di sungai, gak berani lagi. Sawah juga akhirnya kena pencemaran solar itu," bebernya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.