Rabu, 17 Jun 2026 23:12 WIB

Kerap Jadi Omongan Warga, Pemuda di Surabaya Ngamuk Bawa Pedang

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 27 Jul 2022 11:36 WIB
Pelaku diamankan di Mapolsek Kenjeran bersama barang bukti pedang.(Foto: Polsek Kenjeran/jatimnow.com)
Pelaku diamankan di Mapolsek Kenjeran bersama barang bukti pedang.(Foto: Polsek Kenjeran/jatimnow.com)

Surabaya - Seorang pemuda bertato diringkus Unit Reskrim Polsek Kenjeran setelah hendak menyerang warga dengan senjata tajam (sajam) jenis pedang. Diduga, aksi ini dilakukan setelah pelaku kerap menjadi bahan rasanan (omongan) di kampungnya.

Pemuda itu adalah Adi K (21), warga Jalan Tambak Wedi Baru, Kenjeran, Surabaya. Ia kini sudah ditetapkan tersangka dan ditahan untuk diperiksa lebih lanjut.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Benar, yang bersangkutan saat ini sudah kami tahan. Kami jerat Pasal 2 Ayat 1 Undang-undang Drt. No. 12 Tahun 1951 tentang Senpi, Handak dan Sajam," kata Kanitreskrim Polsek Kenjeran AKP Soeryadi saat dikonfirmasi, Rabu (27/7/2022).

Soeryadi menjelaskan, peristiwa terjadi pada Senin (25/7/2022) malam. Awalnya, anggota yang saat itu sedang patroli tak jauh dari TKP mendapat laporan dari masyarakat bahwa ada pelaku yang membawa sajam jenis pedang sepanjang 90 cm hendak menyerang sejumlah warga yang sedang cangkruk di depan teras rumah di Jalan Tambak Wedi Baru.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Mendapat laporan itu, anggota langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mengamankan pelaku sebelum terjadinya korban. Pelaku kemudian diborgol, pedang yang ada di tangannya langsung disita.

"Beruntung saat itu anggota kami cepat datang ke TKP. Mungkin kalau telat sedikit bisa saja pelaku ini sudah melukai warga," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Bersama barang bukti, pelaku kemudian dibawa ke mapolsek untuk dilakukan pemeriksaan. Kepada penyidik, pelaku yang merupakan pengamen jalanan itu mengaku nekat melakukan tindakan berbahaya tersebut karena kerap diomongin jelek oleh warga. Dikatain pemuda malas hingga tidak jelas.

"Pengakuannya, motifnya ini didasari karena pelaku diduga kerap jadi bahan omongan oleh warga di sana. Hingga akhirnya dia marah. Kemudian membawa samurai dan mengahampiri warga yang saat itu sedang cangkrukan. Tidak sampai ada korban jiwa, pelaku hanya mengancam," kata Soeryadi.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.