Sabtu, 06 Jun 2026 19:15 WIB

PERDAMSI Dorong Fakultas Kedokteran Buka Prodi Spesialis Emergensi

Ketua PERDAMSI dr Boby Prabowo (berjabat tangan yang kiri).(Foto: Humas PERDAMSI)
Ketua PERDAMSI dr Boby Prabowo (berjabat tangan yang kiri).(Foto: Humas PERDAMSI)

Tulungagung - Indonesia masih kekurangan dokter ahli emergensi. Salah satu faktor penyebabnya adalah minimnya fakultas kedokteran yang membuka program studi tersebut. Kondisi ini mendapat perhatian dari Perhimpunan Dokter Ahli Emergensi Indonesia (PERDAMSI) dan Kolegium Kedokteran Emergensi Indonedia (KKEI). Sebab kebutuhan dokter emergensi cukup tinggi di Indonesia.

Ketua PERDAMSI dr Boby Prabowo mengatakan, terdapat kurang lebih 2.000 rumah sakit di Indonesia yang membutuhkan dokter emergensi. Kebutuhan dokter emergensi 1 dibanding 100.000 jiwa. Sedangkan saat ini hanya terdapat 69 dokter emergensi yang tersebar di berbagai rumah sakit.

Baca Juga: Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

"Angka kebutuhan dokter emergensi cukup tinggi dan itu jauh dari yang tersedia saat ini," ujarnya, Selasa (26/07/2022).

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PERDAMSI mendorong berkembangnya Prodi Dokter Spesialis Emergensi di setiap Fakultas Kedokteran. Mereka membuka diri dan akan membantu terbentuknya prodi tersebut. Pasalnya, kebutuhan akan dokter emergensi yang tinggi, namun tidak diikuti dengan pembukaan prodi di setiap Fakultas Kedokteran.

Baca Juga: Datangi DPRD, PPPK Paruh Waktu di Tulungagung Wadul Gaji Tak Layak

"Kami berharap dapat berkontribusi untuk mewujudkan prodi dokter emergensi di setiap Fakultas Kedokteran," tuturnya.

Selain itu, PERDAMSI juga menyoroti peristiwa meninggalnya pilot sebuah maskapai penerbangan beberapa waktu lalu. Sang pilot terkena serangan jantung dan berhasil mendaratkan pesawat dengan aman. Menurut Boby, seharusnya kru pesawat dilengkapi dengan kemampuan bantuan hidup dasar. Dalam pesawat idealnya juga terdapat alat picu jantung. Hal itu merupakan bagian standar internasional.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Kami mendorong untuk sertiap jasa pelayanan publik menyediakan alat picu jantung. Hal ini sangat dibutuhkan dalam kondisi emergensi," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

BMKG imbau warga selalu waspada potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi kapan pun.