Kamis, 18 Jun 2026 10:59 WIB

8 Biduan Dangdut di Kota Malang Mengaku Jadi Korban Penipuan Arisan

8 biduan dangdut saat mendatangi Mapolresta Malang Kota (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
8 biduan dangdut saat mendatangi Mapolresta Malang Kota (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Malang - 8 biduan dangdut mendatangi Mapolresta Malang Kota sekitar pukul 12.30 WIB, Senin (25/7/2022). Mereka mengaku menjadi korban penipuan arisan yang dikelola LV.

Para biduan itu menyebut bahwa LV telah kabur tanpa kabar sejak 17 Juli 2022.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Beberapa bukti mereka bawa, di antaranya pesan dan percakapan di grup WhatsApp Info Slot by Ayasvindy. Juga bukti transfer uang hingga buku rekab. Sekitar pukul 17.30 WIB, mereka baru keluar dari ruang Satreskrim.

Salah satu korban, Vita Alesia mengaku awalnya ia tergiur dengan keuntungan besar yang dijanjikan LV. Apalagi dia sudah kenal baik LV, karena satu profesi, sebagai biduan dangdut.

"Kenal, karena satu profesi. Tapi korbannya bukan hanya di Kota Malang saja, tapi banyak dari luar daerah seperti Surabaya," tutur wanita berusia 26 tahun itu.

Selain kenal, Vita berani mengeluarkan uang, lantaran beberapa kali diberi keuntungan satu hingga tiga kali lipat.

"Jujur tergiur. Sebab awalnya diberi keuntungan, sehingga rata-rata korban pun percaya. Kalau kerugian saya sekitar Rp11 jutaan," ungkapnya.

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

Kekhawatiran Vita dan teman-temannya memuncak, karena menurut informasi ada 90 orang yang menjadi korban.

"Kalau yang kena sedikit agak tenang. Tapi di atas Rp50 juta sampai Rp150 juta. Bila ditotal bisa mencapai Rp2 miliar," bebernya.

Dirinya bersama rekan-rekannya tidak menutup diri jika terduga pelaku mau diajak kekeluargaan.

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

"Kita masih membuka diri. Monggo kalau memang kekeluargaan. Tapi kalau tidak ada kabar, ya terpaksa melaporkan resmi," tegas Vita.

Sementara Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga menegaskan bahwa kehadiran sejumlah orang terkait arisan bodong itu masih dalam bentuk konsultasi.

"Ya benar. Tapi sebatas masih konsultasi," ungkapnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.