Jumat, 12 Jun 2026 15:38 WIB

SDN Gelang Kulon 4 Hampir Roboh, Ini Langkah Dindik Ponorogo

SDN Gelang Kulon 4 Ponorogi. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
SDN Gelang Kulon 4 Ponorogi. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo angkat bicara perihal SDN Gelang Kulon 4. Pasalnya, beberapa ruang di SD yang berlokasi di Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo itu hampir roboh.

Tidak hanya itu, siswa harus mengungsi ke Sekolah Minggu Budha yang berjarak sekitar 600 meter dari SDN Gelang Kulon 4. Mereka adalah siswa kelas 4, 5 dan 6 yang berjumlah 18 siswa.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kita review lagi terkait usulan. Untuk SDN itu sudah diusulkan ada 5 kelas lewat Krisna (Kolaborasi Perencanaan dan Informasi Kinerja Anggaran) itu adalah langkah Dinas Pendidikan, " ujar Kabid Pembinaan SD Dindik Ponorogo, Edy Supriyanto, Senin (25/7/2022).

Langkah kedua, kata dia, lewat PAK (Perubahan Anggaran Keuangan). Barangkali ada dana dan bupati berkenan prioritas. Nanti kedepan, SDN Gelang Kulon 4 diajukan.

"Mohon doanya mudah-mudahan kegiatan PAK. SDN Gelang Kulon 4 notabene betul-betul rusak itu bisa dibangun atau direhab," katanya.

Menurutnya, jikalewat Krisna menggunakan dana dari pemerintah pusat. Sehingga semua usulan yang lewat Krisna setelah turun kemudian ke kabupaten.

"Baru nanti realisasi seperti saat ini. Mulai bulan Juni - Agustus tahun ini. Usulan 2021 realisasi 2022," terang mantan Kepala SMPN 1 Mlarak ini.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Dia menjelaskan bahwa yang dilaporkan rusak adalah 5 ruangan. Kemungkinan dana yang bakal digelontorkan untuk perbaikan adalah Rp400 juta.

"Ini tapi kita belum tahu kerusakanya. Biasanya kita ada konsultan nanti menaksir apakah ringan atau berat, termasuk temboknya perlu diganti atau dirobohkan, atapnya diganti atau tidak. Ya paling cepat PAK, " pungkasnya.

SDN Gelang Kulon 4 tercatat memiliki 34 murid. Sementara yang mengungsi untuk belajar ada 18 murid. Dengan rincian kelas 4 ada 4 siswa, kelas 5 ada 8 siswa, dan kelas 6 ada 6 siswa.

Baca Juga: Sekolah di Tulungagung Terdampak Gempa, Dispendik Usulkan Rehabilitasi

Sekolah Minggu Buddha dan SDN Gelang Kulon 4 berjarak beberapa ratus meter. Hanya saja jalannya naik turun. Walaupun harus mengungsi demi bisa belajar, belasan siswa tetap semangat. Mereka dengan seksama memperhatikan pelajaran yang diterangkan guru.

Kini, 3 kelas di SDN Gelang Kulon 4 telah dikosongkan. Kelas tersebut bisa ambruk kapan saja.

"Kami memperhatikan keselamatan siswa sebenarnya. Akhirnya kami pindahkan ke ke Sekolah Minggu Buddha dengan persetujuan pengurus Wihara," ujar Kepala SDN Gelang Kulon 4 Mohammad Fatah Yasin, Senin (25/7/2022)

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.