Selasa, 23 Jun 2026 09:23 WIB

Top! Pemprov dan Kabupaten/Kota se Jatim Borong 30 Penghargaan BKN Award 2022

Pemprov dan kabupaten/kota se Jatim borong 30 penghargaan BKN Award 2022
Pemprov dan kabupaten/kota se Jatim borong 30 penghargaan BKN Award 2022

Surabaya - Prestasi gemilang kembali diperoleh Jawa Timur di bawah kepemimpinan Gubernur Khofifah Indar Parawansa. Terbaru, Jatim berhasil memborong berbagai kategori penghargaan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award 2022.

Penghargaan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian Tahun 2022 di Batam secara luring dan daring, Kamis (21/7/2022).

Baca Juga: Lita Machfud Arifin Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Jawa Timur 2026

Dalam pengumuman BKN Award 2022 tersebut, Pemprov Jatim dan pemkab/pemkot se Jatim berhasil memborong 30 penghargaan di berbagai kategori. Dari seluruh penghargaan itu, Pemprov Jatim berhasil membawa pulang tiga kategori penghargaan.

Tiga penghargaan itu adalah peringkat I kategori perencanaan kebutuhan dan mutasi pegawai kategori pemprov tipe besar, peringkat I implementasi manajemen ASN terbaik, serta peringkat IV penilaian kompetensi ASN kategori pemprov tipe besar.

"Alhamdulillah, ketiga penghargaan ini adalah cermin dari setiap upaya mewujudkan iklim kepegawaian yang kondusif sehingga mampu memberikan performa terbaik untuk melayani masyarakat. Begitu juga untuk kabupaten/kota di Jatim yang menerima penghargaan, saya ucapkan selamat dan makin sukses dalam mewujudkan kepegawaian yang kondusif dan produktif di wilayahnya masing-masing," tutur Khofifah di sela kegiatannya di Bromo, Jumat (22/7/2022).

Khofifah mengatakan, dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dibutuhkan perencanaan kebutuhan pegawai yang tepat sesuai kualifikasi dan kompetensinya. Termasuk rotasi maupun mutasi pegawai yang telah dilakukan berseiring dengan semangat terwujudnya reformasi birokrasi.

"Total pegawai di Pemprov Jatim saat ini mencapai 80.949 orang. Setiap bulan ada yang pensiun, ada yang promosi karir sehingga kondisi kepegawaian itu menjadi sangat dinamis. Maka, perencanaan kepegawaian yang tepat akan sangat berpengaruh terhadap performa pelayanan bagi masyarakat," terang Khofifah.

Sementara itu, dalam implementasi manajemen ASN, Khofifah menegaskan bahwa Pemprov Jatim telah menerapkan Merit Sistem yang diawasi dan dinilai langsung oleh KASN berdasarkan norma, standar, prosedur dan kriteria (NSPK) ASN.

Khofifah menjelaskan, penghargaan terkait penilaian kompetensi didukung oleh komitmen penyelenggaraan lembaga asesmen Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim.

Baca Juga: Survei BI Mei 2026: Indeks Keyakinan Konsumen Jatim Lampaui Nasional

Lembaga ini telah terakreditasi A dan tercatat telah menyumbangkan PAD sebesar Rp1,5 miliar. Tak hanya itu, lembaga ini juga mendapatkan rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri untuk membentuk UPT Pusat Penilaian Pegawai.

"Alhamdulillah. Lagi dan lagi kita diberi kemudahan dan kelancaran dalam menjalankan tugas sehingga kita bisa mencapai prestasi membanggakan ini. Insya Allah, ini bukan akhir. Kami akan terus berbenah dan berusaha memajukan Jatim," ucap Khofifah.

Lebih lanjut Mantan Menteri Sosial RI itu mengatakan, BKN Award ini merupakan komplemen dari perwujudan Nawa Bhakti Satya.

"Ini sesuai dengan misi Jatim Amanah dalam Nawa Bhakti Satya. Implementasinya ada pada abdi negara yang senantiasa bekerja untuk satu tujuan, yakni Jawa Timur Bangkit," tuturnya.

Gubernur perempuan pertama di Jatim itu juga menyebut, penghargaan ini juga merupakan kerja keras dari pemerintah kabupaten/kota yang telah berusaha keras meningkatkan mutu kinerja.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Pemkab maupun pemkot di Jatim telah menunjukkan sinergitas yang patut diacungi jempol. Semuanya satu komando dengan tetap saling memberi masukan. Maka, kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada bupati/walikota dan seluruh jajaran ASN di bawahnya," tambah Khofifah.

Sebagai informasi, pemerintah kabupaten/kota se Jatim yang turut mendapatkan penghargaan BKN Award di berbagai kategori adalah Pemkot Surabaya, Pemkot Mojokerto, Pemkab Madiun, Pemkot Kediri, Pemkot Malang, Pemkot Pasuruan, Pemkab Tulungagung, Pemkab Lamongan.

Juga Pemkab Sidoarjo, Pemkot Madiun, Pemkot Batu, Pemkab Blitar, Pemkab Bondowoso, Pemkab Mojokerto, Pemkab Lumajang serta Pemkab Pacitan.

Penyerahan akan diberikan secara langsung saat pemberian penghargaan dengan mengundang kabupaten/kota yang berprestasi tersebut. Rencananya, penghargaan akan diberikan oleh Plt Kepala BKN Bima Haria Wibisana.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.