Minggu, 14 Jun 2026 19:32 WIB

3.000 Tiket Pembukaan Grebeg Suro Ponorogo Ludes Terjual

Pembukaan Grebeg Suro di Alun-alun Ponorogo.(Foto: Humas Pemkab Ponorogo)
Pembukaan Grebeg Suro di Alun-alun Ponorogo.(Foto: Humas Pemkab Ponorogo)

Ponorogo - Pembukaan Grebeg Suro digelar di Alun-alun Ponorogo, Kamis (21/7/2022) malam. Even yang sempat berhenti 2 tahun akibat pandemi Covid-19 itu mendapat antusias tinggi dari masyarakat. Terbukti dengan banyaknya masyarakat yang hadir untuk menyaksikan.

Tercatat, 3.000 tiket pembukaan Grebeg Suro ludes terjual. Warga yang tidak kebagian tiket pun rela manyaksikan acara dari luar paga Alun-alun Ponorogo.

Baca Juga: Kota Kediri Deklarasikan Aman Suro 2026, 900 Personel Disiagakan

Tahun ini, pembukaan Grebeg Suro tidak hanya tentang Reog. Namun masyarakat juga disuguhi musik religi yang dibawakan Musafa Debu dengan iringan 10 penari sufi. Acara bertema Bergandeng Erat Bergerak Cepat Ponorogo Hebat ini dibuka dengan pecutan samandiman Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko.

"Konsepnya perpaduan antara budaya dan religi. Karena di Ponorogo juga ada pondok pesantren," ujar Kang Giri.

Sehari sebelumnya, Grebeg Suro diawali dengan Semaan Quran dan Dzikrul Ghofilin di Pendopo. Tahun ini, ada 52 rangkaian acara dan diklaim terbanyak sepanjang sejarah.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kemudian Festival Reog Mini (FRM) XXVII yang turut dibuka kemarin malam. FRM melibatkan pelajar sebagai bagian dari proses regenerasi sekaligus mewariskan budaya adiluhung Reog Ponorogo ke generasi ke depan. FRM diikuti 31 grup reog perwakilan satuan pendidikan di Ponorogo.

Ajang yang dinanti-nantikan, Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) XXVII turut dibuka kemarin malam. Festival diikuti 27 grop reog dari berbagai daerah di Tanah Air. Festival memerebutkan Piala Presiden.

Baca Juga: Jaga Kondusivitas, Forkopimda dan Perguruan Silat Jember Gelar Apel Kebangsaan

"Ini bukti nyata bahwa Ponorogo siap menjadi bagian dari Unesco Creative Cities Networking atau Jaringan Kota Kreatif Dunia. Jejaring yang dihimpun Unesco ini. Mari bergandeng erat, bergerak cepat untuk menuju Ponorogo hebat," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.