Kamis, 18 Jun 2026 02:14 WIB

Peradi Surabaya Pertanyakan Penanganan Kasus Penganiayaan yang Timpa Anggotanya

Aulia Rahma dan Salawati usai mendatangi gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)
Aulia Rahma dan Salawati usai mendatangi gedung Satreskrim Polrestabes Surabaya. (Foto: Farizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Tim Pembelaan Profesi DPC Peradi Kota Surabaya, mendatangi Mapolrestabes Surabaya, Selasa (19/7/2022). Mereka mempertanyakan perkembangan penanganan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa advokat magang di Kantor Hukum Salawati dan Satria, Matthew Gladden dengan terlapor DVT.

Anggota Tim Pembelaan Profesi Aulia Rahman bersama Salawati, menjelaskan penanganan kasus yang menimpa Matthew seakan lamban berjalan, padahal DVT sudah dipanggil untuk menjalani pemeriksaan. Kasus ini sebelumnya dilaporkan ke Polda Jatim dengan bukti lapor Nomor: TBL/B/321.01/VI/2022/SPKT/POLDA JAWA TIMUR, tertanggal 15 Juni 2022.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Baca juga:

"Ini menurut kami sudah terlalu lama (penanganan). Apalagi kemarin Kamis (14/07) terlapor sudah dipanggil namun mangkir tanpa alasan dari panggilan penyidik. Saya harap penyidik bisa tegas," ujar Aulia saat ditemui di halaman Polrestabes Surabaya.

Kasus ini bermula saat Kantor Hukum Salawati menerima kuasa dari Magdalena selaku Ketua Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) di Apartemen Puri Mas, Gunung Anyar, Surabaya pada Rabu (15/6) lalu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Matthew lantas melakukan profesi keadvokatannya bersama tiga advokat lain, termasuk Salawati dan Satria Ardyrespati. Korban disebut mengalami dugaan pemukulan di dalam kawasan Apartemen Purimas, hingga harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami memar-memar dan mual-mual.

"Jangan sampai gara-gara kasus ini, kepercayaan masyarakat terhadap polisi menurun. Kita akan terus mengawal kasus ini," tegas Aulia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Menurutnya, semakin lama polisi mengusut kasus ini, ia khawatir pelaku akan melarikan diri keluar Surabaya. Ia bahkan memastikan siap mengerahkan advokat se-Indonesia untuk mencari DVT.

"Yang kami takutkan kabur, sehingga kami harap jika memang minggu ini dipanggil dan masih mangkir. Saya harap polisi menaikkan status kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan," pungkas Aulia.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.