Sabtu, 20 Jun 2026 18:28 WIB

Lomba Masak Mustika Rasa di Kabupaten Kediri, Mas Dhito: Terbesar se Indonesia

  • Penulis : Yanuar Dedy
  • | Minggu, 17 Jul 2022 21:18 WIB
Mas Dhito dalam lomba Memasak Mustika Rasa di SLG (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Mas Dhito dalam lomba Memasak Mustika Rasa di SLG (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (Mas Dhito) menyebut bahwa Lomba Memasak Mustika Rasa yang digelar di Area Simpang Lima Gumul (SLG) merupakan yang terbesar se Indonesia.

"Hari ini ada 383 tim masak yang terdiri dari 1.532 orang. Jadi ini bisa dikatakan festival masak terbesar se Indonesia," terang Mas Dhito saat memberikan sambutan pada kompetisi masak pada Minggu (17/7/2022).

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Menurut Mas Dhito, resep Mustika Rasa yang ditulis presiden pertama RI itu patut dilestarikan, karena di dalamnya banyak resep masakan dari berbagai daerah di Indonesia.

"Semoga resep-resep nusantara ini bisa terus dilestarikan bisa terus dinikmati oleh penerus cucu-cucu kita nanti," ujar Mas Dhito.

Mas Dhito mengatakan, dari ajang membuat makanan itu dirinya menjumpai resep unik dari penjuru nusantara.

Ada ibu-ibu yang mengolah ikan kuah kuning asli Ternate. Ada pula yang mengolah nasi teri.

Dari resep tersebut, kata Mas Dhito, akan dipilah untuk digaungkan dan diterapkan dalam masakan sehari-hari masyarakat Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

Mas Dhito menargetkan 2.500 peserta bakal mengikuti lomba memasak Mustika Rasa yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan (PDIP) Jawa Timur tahun depan.

"Tahun depan target (peserta) dua ribu lima ratus insyaAllah," pungkasnya.

Terpisah, Ketua PDIP Jawa Timur, Kusnadi menerangkan, pihaknya bersama Mas Dhito dan kader-kader lain mengadakan lomba ini untuk mengembalikan kembali khasanah masakan dari bumi nusantara.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

"Sekarang kita tidak menyadari bahwa masakan-masakan instan telah banyak mempengaruhi diri kita. Bahkan makanan instan banyak yang tidak berasal dari Indonesia," tutur Kusnadi.

Dengan diadakannya kompetisi tersebut, Kusnadi berharap, ke depan masyarakat akan berangsur-angsur berminat dan mampu untuk kembali memasak resep dari peninggalan leluhur.

(ADV)

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.