Sabtu, 20 Jun 2026 08:09 WIB

Kembang Kahyangan Bojonegoro Raih Penghargaan Festival Karya Tari Jawa Timur

Penari Kembang Kahyangan saat berlenggok di atas panggung pertunjukan Gedung Cak Durasim Surabaya. (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro for jatimnow.com)
Penari Kembang Kahyangan saat berlenggok di atas panggung pertunjukan Gedung Cak Durasim Surabaya. (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro for jatimnow.com)

Bojonegoro - Seniman Bojonegoro raih prestasi gemilang dalam ajang Festival Karya Tari Jawa Timur 2022 yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur pada tanggal 14 - 15 Juli 2022 di Gedung Cak Durasim Surabaya.

Bojonegoro meraih penghargaan sebagai penyaji unggulan dan penata iringan musik terbaik dalam gelaran tersebut. Mereka membawakan seni tari yang berjudul Tari Kembang Kahyangan.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Seni Tari Kembang Kahyangan tergolong seni tari baru yang diciptakan oleh seniman Bojonegoro. Seni tari ini terinspirasi dari fenomena alam Kahyangan Api Bojonegoro yang kemudian divisualkan dengan gerak lincah dan semangat para penari putri berparas cantik dan mempesona dengan balutan kain berwarna merah menyala.

Api abadi yang tak pernah padam, senantiasa berkobar sepanjang masa mengekspresikan semangat bergelora mewujudkan tekat, semangat, tujuan dan harapan untuk melangkah kedepan.

Tari Kembang Kahyangan merupakan jenis tari selamat datang ungkapan persembahan Mangayubagyo bagi para tamu yang datang berkunjung ke Bojonegoro.

Baca Juga: Hari ke 4 Lebaran, Jalur Babat–Bojonegoro Macet di Simpul Tugu Wingko

Suksesi para seniman Bojonegoro dalam ajang tersebut tak lepas dari peran 3 orang ini yakni Tari Dyas Kirana Komariah sebagai penata tari, Rian Susilo sebagai penata iringan musik serta Nika Kusumawati sebagai penata rias dan busana.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Budiyanto mengatakan dalam event tahunan tersebut, tari Kembang Kahyangan merupakan buah karya dari seniman-seniman Bojonegoro.

Baca Juga: Terungkap, Ini Biang Kerok Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Bojonegoro

Dengan raihan prestasi tersebut, Budiyanto mengapresiasi kerja keras dan kreatifitas para seniman Bojonegoro. Dia berharap atas raihan prestasi tersebut kedepan dapat menjadi pemantik untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas dan kualitas para pelaku seni budaya lainnya.

"Sehingga dapat menjaga, melestarikan dan membantu mempromosikan kesenian, kebudayaan serta pariwisata daerah Kabupaten Bojonegoro," tandasnya, Sabtu (16/7/2022).

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.