Kamis, 18 Jun 2026 14:17 WIB

Miras yang Bikin 5 Orang di Surabaya Tewas Dioplos dengan Lotion Anti Nyamuk

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Minuman keras yang dikonsumsi 7 orang di Jalan Bronggalan Sawah Gang 1 No. 48, Tambaksari, Surabaya ternyata dioplos dengan lotion anti nyamuk.

Dari 7 orang yang menggelar pesta miras oplosan dua hari berturut-turut itu, 5 di antaranya tewas, termasuk sang peracik atau penjual.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Miras yang dikonsumsi itu tidak hanya miras, tapi ditambahkan suatu bahan yang memang tidak boleh dikonsumsi, yaitu lotion anti nyamuk sehingga menimbulkan kerusakan pada otak," jelas Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, Jumat (15/7/2022).

Untuk meminimalisir kejadian serupa, Yusep akan menggencarkan operasi miras ilegal yang dijual di wilayahnya.

"Kami juga mengimbau agar masyarakat lebih selektif dalam membeli barang apapun. Pastikan keaslian dan jika bersangkutan dengan makan minum harus ada izin edar dari pihak terkait," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Diberitakan sebelumnya, 7 orang itu pesta miras oplosan 6 botol selama dua hari mulai malam takbiran Idul Adha atau Sabtu (9/7/2022) hingga Minggu (10/7/2022).

Miras itu dioplos oleh Ari Subagio, salah satu korban tewas dalam peristiwa tersebut. Almarhum juga disinyalir menjadi penjual miras oplosan yang setiap hari diracik di rumahnya Bronggalan Sawah Gang V.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Korban kedua yaitu Sutiyo alias Bejo. Lalu Suriyadi alias Sruntul dan Suparlan. Ketiganya merupakan warga Jalan Bronggalan Sawah Gang 1 yang sempat dirawat intensif di rumah sakit.

Korban kelima bernama Arif Efendi, warga Kali Kepiting Jaya Gang 1, Surabaya. Dia meninggal setelah dirawat intensif beberapa hari di Rumah Sakit Unair.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.