Senin, 15 Jun 2026 19:02 WIB

Ada Kambing Berkaki Tiga di Ponorogo, Begini Penjelasan Dokter Hewan

Anak kambing berkaki 3 di Ponorogo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Anak kambing berkaki 3 di Ponorogo. (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Kelahiran anak kambing berkaki tiga di Desa Pulosari, Kecamatan Jambon, Ponorogo, yang hebohkan warga setempat, dapat dijelaskan dengan ilmu kedokteran hewan.

Menurut drh Triyanto Nur Abdullah, anak kambing dengan 3 kaki lebih dikenal dengan sebutan cacat lahir. Dokter di Ponorogo ini menyebut, induk kambing mengalami teratogen.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Pasti ada penyebabnya. Tidak mungkin tiba-tiba lahir berkaki tiga," ujar drh Triyanto Nur Abdullah, Jumat (15/7/2022).

"Artinya adalah kecacatan fetus selama kehamilan anak kambingnya," tambahnya pada jatimnow.com.

Penyebabnya juga bermacam-macam, bisa disebabkan karena paparan bahan-bahan teratogenic. Juga karena inbreeding atau dalam bahasa awamnya adalah kawin satu darah keturunan.

Baca Juga: Harga Hewan Kurban di Tulungagung Mulai Mengalani Kenaikan, Ini Kisarannya

"Itu perlu banyak pemeriksaan. Tidak bisa langsung menjustice karena kawin sedarah atau paparan bahan-bahan dalam pakan," jelasnya.

Pemilik anak kambing berkaki 3 di Ponorogo, Imam Suhadi mengatakan, induk kambing tersebut memang dikawinkan dengan anaknya sendiri. Namun dia tidak mengetahui bahwa mengawinkan kambing sedarah bakal mengakibatkan anak kambing menjadi cacat.

Baca Juga: Rumah di Sugio Lamongan Terbakar, 1 Kambing Ikut Terpanggang

"Memang saya kawinkan dengan anak kambing yang pertama dilahirkan. Anaknya itu sudah saya jual juga," terangnga.

Sebelumnya, anak kambing berusia empat hari milik Imam Suhadi (55) lahir dengan kondisi fisik yang unik. Kambing mungil berwarna cokelat itu berjalan layaknya kambing normal meski memiliki 3 kaki. Posisi kaki anak kambing itu, 2 kaki di depan, sedangkan bagian belakang satu pada bagian kiri.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.