Rabu, 17 Jun 2026 05:48 WIB

Ternyata Ada 3 SDN di Ponorogo Terima 1 Siswa saat PPDB, Ini Penjelasannya

Siswa SDN di Ponorogo melakukan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Siswa SDN di Ponorogo melakukan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). (Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Ponorogo hanya menerima satu siswa dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sebelumnya, SMP Negeri di wilayah yang sama juga tidak memenuhi pagu.

"Sekolah yang hanya 1 siswanya, SDN Jalen di Kecamatan Balong, SDN Bringinan di Kecamatan Jambon dan SDN 1 Ngrogung di Kecamatan Ngebel," ungkap Sekretaris PPDB Kabupaten Ponorogo, Soiran, Rabu (13/7/2022).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dari 579 SDN di Bumi Reog, selain 3 sekolah yang hanya menerima 1 siswa, juga ada 12 sekolah yang mendapatkan 2 siswa. Sedangkan yang pagunya terpenuhi hanya 2 SDN.

Meski pagu jauh dari yang diharapkan, Soiran memastikan proses belajar mengajar tetap berlangsung. Sekolah-sekolah masih bisa menerima siswa hingga cut off Dapodik (Data Pokok Pendidikan) pada 31 Agustus 2022.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Masih bisa menerima siswa. Nanti dimasukkan Dapodik. Kalau sampai PPDB online sudah selesai ya itu ada 3 sekolah yang hanya satu siswa," jelas Soiran.

Hasil analisa Dindik Ponorogo, lanjutnya, menyebutkan bila angka kelahiran tergolong sedikit, meski dengan demikian menandakan program KB berhasil. Data juga menyebut statistik usia sekolah SD maupun SMP di lembaga lain, juga menurun.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Sebelumnya, SDN Jalen hanya menerima 1 siswa laki-laki untuk tahun ajaran baru 2022/2023. Siswa tersebut adalah Khoirul yang berusia 6 tahun. Ia terlihat paling kecil dibanding 33 siswa lainnya saat berjajar di sekolah, Rabu (13/7/2022) pagi.

Mereka menggunakan pakaian seragam olahraga berwarna oranye. Lalu melakukan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.