Sabtu, 20 Jun 2026 20:17 WIB

Lahan 20 Sekolah Dasar Negeri di Pamekasan Atas Nama Pribadi Warga

Ilustrasi.(Foto: Foto : MgRol_93 via Republika)
Ilustrasi.(Foto: Foto : MgRol_93 via Republika)

jatimnow.com - Sebanyak 20 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Pamekasan dibangun di atas tanah milik pribadi warga. Lahan itu belum diubah atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.

"Kami masih akan memproses balik nama, tanah-tanah yang masih atas nama pribadi warga itu menjadi milik Pemkab Pamekasan," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Akhmad Zaini dalam keterangan persnya kepada media di Pamekasan, Senin (11/7/2022).

Baca Juga: Kejari Jember Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

Zaini menjelaskan, hal ini menanggapi desakan Komisi IV DPRD Pamekasan yang meminta agar Disdikbud segera menyelesaikan balik nama lahan pendidikan SDN yang masih atas nama milik pribadi warga. Kasus ini memang berpotensi bisa menyebabkan kegaduhan. Apalagi jika ada ahli waris dari pemilik tanah yang ditempati SDN tidak terima.

"Bisa gawat kalau diketahui oleh saudara-saudara pemiliknya. Sebab mereka bisa berontak untuk menuntut agar tanahnya tidak dijual atau dihibahkan ke negara," katanya.

Baca Juga: Skema Pembelajaran Jenjang SMA/SMK di Jatim Buntut Aksi Anarkis

Terlebih kasus penyegelan terhadap lembaga pendidikan yang dibangun di atas tanah milik pribadi warga sebelumnya pernah terjadi di Pamekasan. Kasus sekolah negeri yang dibangun di atas tanah milik pribadi warga terungkap sejak 2010 atas laporan warga ke DPRD Pamekasan. Kala itu, tanah sekitar 40 persen dari total jumlah 413 SDN di Pamekasan atas nama pribadi warga.

Lihat Artikel Asli

Baca Juga: Buntut Kericuhan, Kegiatan Sekolah di Jatim Dipastikan Terjaga dan Aman

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.