Kamis, 18 Jun 2026 14:21 WIB

Bocah 6 Tahun di Sampang Tewas Usai Dipukul Berkali-kali dengan Tubuh Terikat

Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi dalam kasus dugaan pembunuhan anak di bawah umur di Dusun Barat, Desa Mandangin, Sampang. (Foto: Polres Sampang for jatimnow.com)
Sejumlah barang bukti yang diamankan polisi dalam kasus dugaan pembunuhan anak di bawah umur di Dusun Barat, Desa Mandangin, Sampang. (Foto: Polres Sampang for jatimnow.com)

Sampang - Polisi terus menemukan titik terang kasus dugaan pembunuhan yang dialami DF (6) di Dusun Barat, Desa Mandangin, Sampang. Hasil pemeriksaan polisi mengungkap fakta bahwa pelaku tidak hanya mengikat korban. Tapi juga memukulnya berkali-kali di bagian kepala.

Kapolres Sampang AKBP Arman didampingi Kasat Reskrim Polres Sampang AKBP Irwan Nugraha menyampaikan, pihaknya terus berupaya mengungkap kasus dugaan pembunuhan. Korban tidak hanya diikat di tangan, kaki dan leher.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Korban juga dipukul berkali-kali oleh pelaku di bagian kepala. Mungkin itu penyebab korban tewas," katanya, Senin (11/7/2022).

Dikatakan, di lokasi kejadian terdapat barang bukti sejumlah batu yang diamankan. Batu-batu itu diduga digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Baca Juga: Mayat Bersimbah Darah Ditemukan di Simokerto Surabaya, Polisi: Kaitan Asmara

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang barang bukti lain. Di antaranya tiga jenis kain, seutas tali dan beberapa batu. Diduga, alat-alat itu digunakan pelaku untuk melancarkan niat pelaku terhadap korban.

Mantan Kasubnit Resmob Polrestabes Surabaya itu menambahkan, polisi terus mencari penyebab atau motif tindakan pelaku. Sehingga tega menghabisi nyawa korban dengan sadis. Terlebih pelaku masih di bawah umur.

Baca Juga: Misteri Mayat Penuh Luka di Gurah Kediri, Diduga Korban Kecelakaan

"Kami terus mengungkap kasus ini. Keterangan saksi dan barang bukti sudah kami kantongi, " ucapnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.