Sabtu, 20 Jun 2026 23:01 WIB

Wujudkan Layanan Prima, RSUD dr Harjono Gelar In House Training Bagi Karyawan

Karyawan RSUD dr Harjono Ponorogo mengikuti in house training. (Foto-foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Karyawan RSUD dr Harjono Ponorogo mengikuti in house training. (Foto-foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Ratusan karyawan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono mengikuti gelaran in house training yang diselenggarakan setiap 3 tahun sekali. Kegiatan ini diisi dengan berbagai materi pengetahuan dasar.

Seperti yang dilaksanakan di aula rumah sakit terkait, karyawan mengikuti training dengan materi Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) dasar. Sementara di ruang diklat, mereka melakukan praktik Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Peserta in house training terlihat antusias mengikuti setiap materi dan praktik. Terlebih, mereka dilatih melakukan pertolongan dasar untuk korban, termasuk terkait korban peristiwa kecelakaan.

Terakhir, peserta juga dilatih APAR (Alat Pemadam Api Ringan). Para peserta terlibat langsung saat memadamkan api dengan suasana seakan dalam kondisi yang sebenarnya.

"Kami men-cash ketrampilan para karyawan. Untuk mewujudkan layanan prima RSUD dr Harjono," ujar Humas RSUD dr Harjono, Joko Handoko, Kamis (7/7/2022).

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Peserta In house training RSUD dr Harjono Ponorogo mengikuti materi Bantuan Hidup Dasar (BHD).Peserta In house training RSUD dr Harjono Ponorogo mengikuti materi Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Menurut Joko, agenda in house training telah dilangsungkan dua hari, yakni Rabu (6/7) dan hari ini. Dalam satu kali training, ada 100 sampai 150 karyawan yang mengikuti pelatihan.

"Karena semua karyawan, ada 800 karyawan yang bakal dilatih. Semuanya, dokter, perawat, kesling bakal kami latih," terang Joko.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Joko menyebut, agenda ini sesuai dengan misi RSUD dr Harjono Ponorogo yang bertujuan mengutamakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"(Diharapkan) Petugasnya bisa melakukan pelayanan prima Ponorogo," pungkasnya. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.