Selasa, 16 Jun 2026 02:50 WIB

Senyum Semringah Para Pedagang Kambing di Bojonegoro Jelang Idul Adha

Pak Solkan Imron (baju kuning) saat memberi makan domba di sentra ternak Sumber Ternak Desa Simbatan Kecamatan Kanor. (Foto: MIsbahul Munir/jatimnow.com)
Pak Solkan Imron (baju kuning) saat memberi makan domba di sentra ternak Sumber Ternak Desa Simbatan Kecamatan Kanor. (Foto: MIsbahul Munir/jatimnow.com)

Bojonegoro - Meski di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK), jelang Idul Adha 1443 H ini permintaan hewan kurban jenis domba atau kambing di Bojonegoro mengalami peningkatan. Tentu hal tersebut membuat para peternak dan pedagang hewan kurban semringah.

Salah satu peternak domba Solkan Imron asal Desa Simbatan Kecamatan Kanor menyebutkan permintaan domba jelang hari raya Idul Adha tahun ini mulai mengalami peningkatan sejak seminggu terakhir.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Sedikitnya terdapat 500 ekor domba yang dipersiapkan pada hari raya Idul Adha. Jumlah ini diperkirakan bisa bertambah lantaran banyak dari tetangga yang menitipkan domba di kendang miliknya.

"Dalam sehari biasanya domba yang terjual berkisar antara 10 sampai 50 ekor, semua hasil ternak sendiri, ada juga titipan warga sekitar," ujar Solkan

Prihal harga Solkan mengaku tidak ada perubahan yang signifikan dibandingkan dari tahun lalu, berkisar antara harga Rp2,5 juta sampai Rp3 juta.

"Pembeli biasanya suka domba yang bertanduk ukuran premium dengan bobot sekitar 28 kilogram ke atas," bebernya.

Disinggung prihal omzet per hari, Solkan malu-malu untuk menjawabnya. Dia hanya menyebut momentum Idul Adha sebagai panen bagi para peternak domba dan kambing.

"Ya alhamdulillah hari ini panennya para peternak," tandasnya.

Sementara itu, terkait pengaruh wabah PMK terhadap penjualan dan ketahanan hewan ternak, Solkan mengungkapkan untuk domba relatif lebih kuat dan tahan terhadap wabah PMK. Dia memastikan semua domba miliknya dalam keadaan sehat.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

"Kemarin pas pengecekan dari dinas semuanya sehat, tapi untuk pengiriman keluar wilayah Bojonegoro, sesuai dengan aturan Dinas Peternakan harus mempunyai surat sehat dan surat jalan, ini juga sudah kita urus," jelasnya.

Terpisah, pedagang hawan kurban musiman Parwanto warga Campurejo menyebutkan penjualan hewan kurban pada tahun ini mengalami peningkatan dari pada tahun sebelumnya.

Dia yang membuka lapak sejak Kamis (30/6/2022) di Jalan Lisman Desa Campurejo Kecamatan/Kota Bojonegoro, tak pernah sepi pembeli. Dia mengungkapkan setiap hari setidaknya menjual sekitar 2 sampai 7 ekor hewan kurban.

"Alhamdulillah laku terus pokoknya per hari," kata Purwanto.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

Purwanto menyiapkan 60 ekor hewan kurban yang terdiri dari 51 ekor jenis domba atau gibas dan 9 ekor jenis etawa. Harga yang dipatok bervariatif yakni mulai dari Rp2,2 juta untuk jenis domba atau gibas dan yang tertinggi Rp6 juta untuk jenis etawa.

"Rata-rata penjualan paling banyak untuk kurban jenis domba atau gibas dengan harga rata-rata Rp3 jutaan," ungkapnya.

Selain menjual langsung, Purwanto juga menerima jasa titip hewan kurban dan pengiriman secara gratis, jadi hewan yang sudah dibeli bisa di titipkan dan akan di antar sebelum penyembelihan.

"Pengiriman sekitar wilayah kota gratis, tapi untuk di luar wilayah Kota ada dikenakan biaya pengiriman untuk ganti ongkos tenaga dan transportasi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.