Selasa, 23 Jun 2026 20:29 WIB

Menantu Aniaya Mertua, Pria Trenggalek Ini Ditangkap Polisi Tulungagung

Tersangka saat berada di Polsek Bandung. (Foto: Humas Polres Tulungagung)
Tersangka saat berada di Polsek Bandung. (Foto: Humas Polres Tulungagung)

Tulungagung - Seorang warga Trenggalek terpaksa berurusan dengan Unit Reskrim Polsek Bandung, Kabupaten Tulungagung. Pria berinisial RDE (24) ini tega menganiaya SK (57) warga Desa Sebalor, Kecamatan Bandung, yang tak lain merupakan mertuanya sendiri.

Aksi nekat warga Desa Puyung, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek ini dipicu oleh permasalahan rumah tangga. Tersangka kini sedang dalam masa perceraian dengan istrinya. Akibat perbuatannya ini, korban mengalami luka pada bagian pelipis sebelah kanan.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mohammad Ansori mengatakan peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Selasa (28/6/2022) lalu. Saat itu tersangka memdatangi rumah korban hendak mencari anaknya yang masih berusia 4 tahun. Namun saat dicari ternyata anak tersangka tidak berada di rumah korban.

"Tersangka bertanya ke korban dimana anaknya sambil mengumpat, tersangka mengira korban menyembunyikan anaknya," ujarnya, Rabu (6/7/2022).

Korban lalu menjawab bahwa anak tersangka ikut ibunya bekerja. Mendengar jawaban ini tersangka langsung naik pitam dan memukul korban dengan tangan kosong.

Korban berusaha melakukan perlawanan dengan memegang kaki tersangka agar tidak kabur. Namun korban justru tersungkur dan jari kakinya terluka. Saksi yang melihat kejadian tersebut berusaha melerainya.

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

"Tersangka kemudian pergi tapi kembali lagi dan melakukan pengancaman terhadap korban sambil mengepalkan tangan," terangnya.

Setelah kejadian saksi membawa korban ke pihak berwajib untuk melaporkan kejadian ini. Polisi sendiri langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka dan kini telah ditahan di Polsek Bandung.

"Kami mengimbau kepada warga masyarakat apabila ada permasalahan baik pribadi maupun permasalahan yang muncul tiba-tiba agar dilakukan mediasi dengan diselesaikan secara kekeluargaan dan saling memaafkan sehingga tidak perlu adanya tindakan penegakan hukum, " pungkasnya.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.