Sabtu, 20 Jun 2026 13:20 WIB

Jerit Pedagang Daging di Probolinggo ke Anwar Sadad: Numpuk Sebulan Tak Laku

Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad saat turun ke Pasar Besuk, Probolinggo (Foto: Sadad for jatimnow.com)
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad saat turun ke Pasar Besuk, Probolinggo (Foto: Sadad for jatimnow.com)

Pasuruan - Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad turun ke Pasar Besuk, Probolinggo, Selasa (5/7/2022). Dia mendengar keluhan langsung keluhan para pedagang daging yang terkena imbas wabah penyakit mulut dan kaki (PMK).

Keluhan itu salah satunya diungkapkan pedagang bernama Toni. Dia mengaku, sudah hampir satu bulan daging-daging yang ia jual nyaris tidak laku, karena sepi pembeli.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Stigma yang terbangun di masyarakat, makan daging sapi bikin perut mules, sehingga masyarakat takut. Terlebih informasi di medsos bikin masyarakat semakin takut. Bahkan daging saya ini numpuk hampir sebulan tidak laku. Mau dibawa ke mana ini?" tutur Toni.

Toni menambahkan, wabah PMK sangat mempengaruhi rasa takut masyarakat untuk mengonsumsi daging. Padahal dia telah menjamin jika daging-daging yang ia jual, telah terkonfirmasi aman dari wabah PMK dan sehat saat disembelih.

Wabah PMK ini membuat omzet Toni merosot drastis, dari yang biasanya Rp30-40 juta per hari, kini tinggal Rp30 ribu hingga paling banyak Rp500 ribu saja.

"Kebanyakan pedagang daging sapi, temen-temen saya satu ekor jadi dua minggu, termasuk saya. Biasanya per hari motong satu ekor. Ini malah satu ekor gak habis sampai hampir sebulan," jelas dia.

Selain Toni, adapula pedagang bakso, Asma Yum yang telah gulung tikar dan banting setir jualan sayur karena sepi pelanggan. Ia mengaku, penjualan bakso sangat sepi. Begitu pula penggilingan daging di kawasan Probolinggo.

"Hampir sebulan ini saya jualan sayur karena masyarakat takut makan daging. Dampak itu bukan hanya saya yang merasakan, tetapi juga selep, dan lainnya yang berkaitan dengan daging sapi," kata Asma.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Mendengar itu, Anwar Sadad mengatakan bahwa dampak wabah PMK tidak hanya memukul peternak sapi di Probolinggo. Semua produk yang bersentuhan dengan daging, juga nyaris gulung tikar.

"Yang saya khawatirkan, PMK tidak hanya memukul peternak sapi, tapi ada efek domino, yakni persepsi buruk dari masyarakat tentang daging sapi. Sehingga mengurangi konsumsi daging," terang Sadad.

Ketua DPD Gerindra Jatim itu meminta pemerintah untuk menyiapkan apa yang dibutuhkan oleh para peternak. Karena vaksin dinilainya tidak begitu berdampak untuk sapi yang sudah terpapar PMK.

"Peternak butuh seperti konsentrat, vitamin dan obat-obatan yang bisa menimalisir kematian terhadap hewan ternak mereka. Akar masalah diselesaikan dulu," imbuhnya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Dia berjanji akan terus berkomunikasi dengan Plt Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak dan Dinas Peternakan Provinsi. Apalagi sudah ada payung hukum penggunaan dana belanja tidak terduga (BTT).

"Saya kira pemprov perlu datang dan melihat langsung, agar tahu formulanya. Apalagi ini sudah pandemi. Ini penting agar tidak semakin buruk. Kalau bisa duduk bareng dengan peternak, agar ketemu solusinya," tandas Keluarga Ponpes Sidogiri itu.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.