Kamis, 18 Jun 2026 14:59 WIB

Miris! 13 Jambret di Surabaya Diringkus dalam 5 Bulan, Rata-rata Belum Dewasa

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 05 Jul 2022 15:25 WIB
Salah satu jambret berusia 19 tahun yang selalu berkasi bersama temannya berusia 17 tahun, saat mempraktikkan aksinya merampas tas (Foto: Dok. Zain Ahmad/jatimnow.com)
Salah satu jambret berusia 19 tahun yang selalu berkasi bersama temannya berusia 17 tahun, saat mempraktikkan aksinya merampas tas (Foto: Dok. Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Polsek Asemrowo, Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya meringkus 13 pelaku perampasan alias jambret dalam 5 bulan terakhir. Belasan pelaku itu didominasi anak di bawah umur.

Pengungkapan ini membuat polisi geleng-geleng. Sebab anak-anak yang ikut terlibat dalam kejahatan jalanan itu ada yang masih pelajar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Ini sangat miris. Karena dari 13 tersangka yang kami amankan didominasi anak di bawah umur. Bahkan ada yang masih berstatus pelajar," jelas Kapolsek Asemrowo, Kompol Hari Kurniawan kepada jatimnow.com, Selasa (5/7/2022).

Hari menyebut, rata-rata anak yang terlibat dalam kejahatan jalanan itu belum dewasa, berusia 17 tahun. Ada juga yang sebagian sudah berusia 18 dan 19 tahun.

"Yang terakhir kami amankan akhir Juni 2022 kemarin, bahkan ada yang residivis. Jadi setelah dia keluar, kemudian beraksi lagi," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam aksinya, para jambret yang diamankan ini tidak ada yang berkelompok. Mereka kebanyakan hanya dua orang atau berpasangan, tidak lebih dari dua.

Untuk sasaran, mereka mengincar perempuan yang membawa tas slempang. Bisa juga yang tasnya diletakkan di bagian bawah dashboard.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Menurut mereka itu mudah untuk ditarik," jelas Hari.

"Mereka ini tidak mengenal waktu. Kalau ingin jambret ya langsung beraksi. Baik itu pagi, siang maupun malam. Sangat meresahkan," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.