Kamis, 18 Jun 2026 08:35 WIB

Novita Hardini Berharap Tim Pendamping Keluarga Jadi Pioner Pencegahan Stunting

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Mochammad saat mengisi pelatihan (Foto: Dok. Humas Pemkab Trenggalek)
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Mochammad saat mengisi pelatihan (Foto: Dok. Humas Pemkab Trenggalek)

Trenggalek - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Mochammad memberikan pelatihan kepada Tim Pendamping Keluarga di Kecamatan Munjungan, Senin (4/7/2022).

Para pendamping ini diharapkan mampu menjadi pioner pencegahan stunting di Bumi Menaksopal. Juga dapat mengawal dan memberikan edukasi kepada remaja, ibu hamil maupun keluarga muda membina keluarga yang sehat dan sejahtera.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Tahun ini, Pemkab Trenggalek berikhtiar bisa menekan prevalensi stunting hingga 14%. Stunting memang patut dicegah, lantaran gagal tumbuh kembang anak berpengaruh pada kesehatan dan kecerdasan anak.

"Selain itu, bayi stunting cenderung terjangkit penyakit degeneratif seperti jantung, hipertensi maupun diabetes pada batas usia tertentu. Tentunya bila tidak dicegah, maka akan menyumbangkan angka kemiskinan baru," ujar Novita.

Novita berharap, Tim Pendamping Keluarga dapat melakukan deteksi dini potensi stunting di lingkungan sekitarnya. Menurutnya, saat ini Pokja IV PKK tengah menggalakkan pendampingan bagi bayi stunting, salah satunya di Kecamatan Munjungan.

"Pendamping keluarga ini bertugas mengomunikasikan upaya pencegahan bayi stunting. Sehingga dengan pelatihan ini, pendamping diharapkan bisa mengenali sejak dini potensi-potensi stunting," tutur istri Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin itu.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Mochammad saat mengisi pelatihanKetua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini Mochammad saat mengisi pelatihan

Baca Juga: AceKid Masuk Indonesia, Usung Susu Formula dari Susu Segar

Novita menambahkan, kehamilan di bawah 21 tahun cenderung beresiko stunting. Untuk itu, perkawinan anak perlu dicegah. Dia menyarankan warga menikah di usia matang, untuk menghindari risiko-risiko negatif. Hal ini dibutuhkan peran serta pendamping dalam melakukan edukasi kepada para remaja.

Kehamilan di usia 40 tahun juga perlu perhatian khusus, karena rentan risiko. Remaja perempuan yang cenderung anemia saat remaja, perlu juga ada edukasi yang tepat, sehingga pendampingan keluarga perlu dilakukan untuk kalangan remaja.

Selain pentingnya menjaga kesehatan dan menjalankan pola hidup sehat, edukasi seks di luar pernikahan juga perlu diperhatikan. Karena rasa penasaran ingin coba-coba akhirnya menyesal ke depannya.

"Harapan saya ini bisa menguatkan masing-masing tim pendamping keluarga. Mendapatkan tugas sebagai pendamping keluarga itu pastinya tidaklah mudah. Pengutan ini hatapannya bisa menjadi pondasi yang kuat bagi mereka ketika bertugas dalam pendampingan," tambahnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Sementara Plt. Camat Munjungan, Yusuf Widarso berharap peran Tim Pendamping Keluarga dalam upaya pencegahan stunting di daerahnya. Apalagi tekad Kabupaten Trenggalek bisa menekan angka stunting 14%.

Yusuf sangat menyadari bahwa tugas pendampingan ini sangat berat. Namun dirinya yakin para pendamping mampu menjalankan tugasnya dengan baik.

"Saya yakin anda mampu. Semoga ini menjadi amal kebaikan bagi para pendamping," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.