Senin, 22 Jun 2026 23:59 WIB

Bentrokan Perguruan Silat di Surabaya itu Dipicu Provokasi Melalui Medsos

Tiga oknum pendekar silat PSHT diamankan di Mapolrestabes Surabaya (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Tiga oknum pendekar silat PSHT diamankan di Mapolrestabes Surabaya (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Bentrokan yang terjadi antara oknum pendekar silat PSHT dan Pagar Nusa di kawasan Pakal, Surabaya, ternyata dipicu provokasi di media sosial (medsos).

Hal itu disampaikan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan saat memperlihatkan tiga oknum anggota PSHT yang membuat empat anggota Pagar Nusa terluka.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Ketiga pendekar silat itu berinisial AS (21), RM (20) dan MR (18), ketiganya warga Benowo. Mereka diringkus Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

"Dari penyelidikan, mereka melakukan aksi tersebut sebenarnya termakan provokasi yang dia baca di grup WhatsApp, yang menerangkan jika anggotanya ada yang terluka akibat diserang," ujar Yusep di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (29/6/2022).

Yusep menyebut, dari keterangan tersebut, pihaknya juga telah melibatkan tim siber untuk melakukan mengecek ponsel para pelaku.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Ya kita juga mendalami satu persatu. Dan kami juga sedang memburu pembuat pesan provokasi tersebut dengan melibatkan tim siber," tegas dia.

Yusep menambahkan, agar peristiwa tersebut tidak terulang dan meluas, pihaknya telah berkoordinasi dengan para petinggi kedua perguruan silat tersebut.

"Di samping itu, kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Surabaya dan para guru di sekolah. Agar anak-anak ini tidak melakukan hal yang sama. Ini jadi atensi kita bersama. Mari kita jaga kondusivitas Kota Surabaya," pungkasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Kejadian tersebut bermula dari kelompok anggota Pagar Nusa yang dalam perjalanan menuju Lamongan, usai mendatangi acara silaturahmi di Sukolilo. Sebelum diserang di Sememi, kedua kelompok silat telah cekcok sebelumnya di Banjarsugihan.

"Untuk yang melakukan penyerangan oknum PSHT. Berlanjut hingga ke depan Pasar Sememi. Kelompok PSHT berkerumun di sekitar lokasi usai mendapat info jika di sekitar Banjarsugihan telah ada cekcok sebelumnya. Sehingga terjadi penghadangan. Empat korban terluka akibat lemparan paving besi dan kayu," beber Yusep.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.