Senin, 15 Jun 2026 18:55 WIB

Uang BPNT Ditukar Paksa dengan Sembako, Warga Sampang Lapor Polisi

Sejumlah penerima bantuan sosial mendatangi Polres Sampang memberikan keterangan, Rabu (29/6/2022). (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)
Sejumlah penerima bantuan sosial mendatangi Polres Sampang memberikan keterangan, Rabu (29/6/2022). (Foto: Fathor Rahman/jatimnow.com)

Sampang - Sejumlah warga Desa Tragih Kecamatam Robatal mendatangi Mapolres Kabupaten Sampang. Mereka melaporkan dugaan tindakan penyelewengan dana Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahun 2022, Rabu (29/06/2022).

Sejumlah warga yang datang ke Mapolres Sampang adalah Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Mereka membeberkan kepada polisi adanya bantuan yang tidak utuh.

Baca Juga: Pertamina Jual Paket Sembako Rp211 Ribu Seharga Rp30 Ribu di Jember

Salah satu KPM berinisial S mengungkapkan, uang bantuan yang diterimanya tidak utuh. Meskipun sempat didokumentasikan oleh petugas PT. Pos dengan nominal lengkap. Namun, uang itu tidak diberikan kepada KPM.

"Uang itu ada Rp600 tapi untuk foto saja. Setelah difoto, kami bukan diberi uang. Tapi diberi sembako," katanya.

Lebih mengecewakan, lanjut inisial S, sembako yang diberikan tidak senilai dengan uang Rp600 ribu. Yakni hanya 10 kilogram beras dan satu kilogram telur. Jika dikalkulasi, jumlah bantuan yang diterima KPM sebesar Rp150 ribu.

Baca Juga: Adies Kadir Hadirkan Pesta Rakyat Sidoarjo, HUT Golkar Penuh Berkah

Dijelaskan, pemberian bantuan dilakukan di salah satu ruman mantan kepala desa. KPM dipanggil satu persatu untuk difoto oleh petugas pos. Setelah itu diberi sembako yang tidak sesuai dengan uang Rp 600 ribu.

Selain itu, ada sebagian KPM sempat menerima uang. Tapi saat beranjak dari petugas PT. Pos dikejar oleh oknum perangkat desa setempat. Uang diminta dan ditukar dengan sembako.

Baca Juga: Terindikasi Judol, Rekening Puluhan KPM di Tulungagung Diblokir

Kapolres Sampang, AKBP Arman melalui Kanit Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ipda Indarta membenarkan hal itu. Diakui, jika pelapor membawa sejumlah KPM untuk dimintai keterangan oleh polisi.

"Iya mas masih dalam proses. Pelapor juga membawa para penerima bantuan untuk memberikan keterangan," katanya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.