Selasa, 23 Jun 2026 01:23 WIB

Kota Mojokerto Gelar Mini Job Fair, Ning Ita: Kita Siapkan Generasi Berkualitas

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat meninjau mini job fair (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat meninjau mini job fair (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Mini job fair yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto di Mal Pelayanan Publik (MPP) Gajah Mada yang diikuti 25 perusahaan menyedot ribuan pencari kerja.

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari (Ning Ita) yang meninjau langsung mini job fair terkejut dengan tingginya animo pencari kerja yang datang bisa memicu penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di kotanya.

Baca Juga: Kisah Bu Diyem, 55 Tahun Mendorong Gerobak Jamu hingga Baitullah

"Judulnya mini job fair, tapi ternyata sudah ada 2150 lebih yang hadir di MPP Gajah Mada. Ini benar-benar anugerah yang patut disyukuri," terang Ning Ita, Selasa (28/6/2022).

Ning Ita menjelaskan, akibat Pandemi Covid-19 tidak sedikit perusahaan mengurangi jumlah tenaga kerjanya atau bahkan gulung tikar.

"Maka job fair hari ini sangat istimewa. Sebab kondisi dunia kerja mulai pulih kembali terbukti dengan banyaknya lowongan kerja yang dibuka," ungkapnya.

Menurut Ning Ita, Kota Mojokerto tengah mengalami bonus demografi. Di mana penduduk usia produktif proporsinya melebihi 50 persen dibanding penduduk nonproduktif.

"Menghadapi hal ini, kita harus menyiapkan generasi yang berkualitas, karena jika dimanfaatkan dengan optimal, bonus demografi dapat memacu pertumbuhan ekonomi," jelas dia.

Baca Juga: Gubernur Khofifah Minta Wali Kota Mojokerto Siapkan Sekolah Rakyat

Untuk itu, Ning Ita berpesan kepada angkatan kerja Kota Mojokerto untuk memanfaatkan kesempatan berharga ini sebaik-baiknya. Ia meminta mereka menunjukkan kemampuan terbaik sesuai dengan bidang dan kemampuan yang dimiliki.

"Lamarlah di perusahaan yang memang benar-benar sesuai dengan keinginan dan passion kalian. Saya yakin, adik-adik yang hadir disini bisa mendapatkan peluang dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan impian masing-masing," pesannya.

Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP Naker) Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono melaporkan, mini job fair yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kota Mojokerto ke-104 ini diikuti 25 perusahaan di berbagai bidang usaha dengan berbagai posisi dan kebutuhan tenaga kerja. Baik untuk lulusan SMA, SMK, D3 hingga S1.

Baca Juga: Kota Mojokerto Raih Predikat Kota Terinovatif IGA 2024

"Total tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 1587 orang. Angka ini di luar prediksi kita. Sebab sebelumnya kita hanya menargetkan 500 loker saja," beber dia.

Dodik menambahkan, pameran bursa kerja ini juga bertujuan untuk mempercepat proses penempatan tenaga kerja dengan mempertemukan pencari kerja. Karena akibat Pandemi Covid-19, banyak tenaga kerja yang terkena PHK. Sehingga acara ini juga untuk mengurangi angka pengangguran terbuka.

"Beberapa tahun ini dunia kerja seakan lesu. Tapi Kota Mojokerto semakin bangkit di bawah kepemimpinan Ning Ita. Dan dengan tingginya animo perusahaan untuk berpartisipasi, semoga mengindikasikan ekonomi Kota Mojokerto mulai bangkit," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.