Rabu, 22 Jul 2026 04:51 WIB

Erek-Erek Ijen Longsor, Bupati Ipuk Semangati Tim Bersihkan Material

  • Penulis :
  • | Selasa, 28 Jun 2022 15:20 WIB
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat mengecek penanganan longsor di Erek-Erek Ijen (Foto-foto: Humas Pemkab Banyuwangi)
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat mengecek penanganan longsor di Erek-Erek Ijen (Foto-foto: Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi - Jalur menuju Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen Banyuwangi tertutup reruntuhan longsor. Penanganan longsor terus dilakukan, lantaran pembersihan diprediksi selesai dalam tiga hari.

"Mohon maaf jalur menuju Kawah Ijen masih belum bisa dilalui karena tertutup longsor. InsyaAllah dalam tiga hari ke depan sudah bisa dilewati. Kami upayakan secepatnya bisa selesai," ungkap Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat meninjau lokasi, Selasa (28/6/2022).

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Longsor terjadi di jalur menuju Kawah Ijen tepatnya di Erek-Erek, akibat hujan dengan intensitas yang tinggi pada Senin (27/6/2022). Material longsor seperti lumpur dan kayu, menutupi jalur menuju Kawah Ijen sepanjang 30 meter dengan tinggi 4 hingga 6 meter.

Pembersihan dilakukan menggunakan tiga alat berat. Kontur jalan Erek-Erek yang menanjak dan curam, cukup menyulitkan. Relawan BPBD dan Tagana dibantu masyarakat, TNI dan Polri turut bergotong royong.

"Terima kasih atas kerja keras teman-teman relawan, masyarakat, TNI dan Polri. Semoga kondisi cuaca mendukung, sehingga pembersihan bisa cepat selesai," terang Ipuk.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat mengecek penanganan longsor di Erek-Erek IjenBupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani saat mengecek penanganan longsor di Erek-Erek Ijen

Sementara Plt Kepala Dinas PU dan Bina Marga Banyuwangi, Danang Hartanto menyebut bahwa longsor terjadi dua kali.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Pertama dengan intensitas kecil pada Senin pagi. Kedua sore sekitar pukul 16.00 WIB dengan intensitas yang besar," jelas Danang.

Menurut Danang, setelah longsor pertama, langsung dilakukan pembersihan dengan alat berat. Namun ternyata terjadi longsor kedua yang cukup besar, sehingga upaya pembersihan dihentikan sementara, lantaran tidak memungkinkan, ditambah cuaca yang tidak mendukung.

"Bahkan satu alat berat kami terjebak di atas karena jalur sudah tertutup material longsor. Pembersihan baru kami lanjutkan hari ini," tambah dia.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Danang menambahkan, diprediksi pembersihan akan selesai dalam tiga hari. Setelah pembersihan, akan dilakukan penyiraman, agar kondisi jalan tidak licin.

"InsyaAllah Jumat sudah bisa dilewati kembali," tandasnya.

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.