Sabtu, 20 Jun 2026 03:02 WIB

BPS Galang Sejuta Tanda Tangan Dukung Prabowo Subianto Maju Pilpres 2024

Penggalangan satu juta tanda tangan. (Foto: Dwi Kuntarto Aji/jatimnow.com)
Penggalangan satu juta tanda tangan. (Foto: Dwi Kuntarto Aji/jatimnow.com)

Jember - Puluhan orang yang menamakan dirinya Bolo Prabowo Subianto (BPS) melakukan aksi pengumpulan sejuta tanda tangan untuk mendukung Prabowo maju kembali sebagai calon presiden (Capres) 2024.

Koordinator Bolo Prabowo Subianto Nanang Qosim mengatakan, tanda tangan ini merupakan bentuk dukungan agar Prabowo maju kembali dalam Pilpres 2024.

Baca Juga: Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

"Aksi yang kami lakukan ini, adalah sebagai bentuk dukung terhadap Pak Prabowo Subianto. Agar dapat kembali maju dalam Capres 2024 pada Pemilu mendatang," kata Koordinator BPS Nanang Qosim, Senin (27/ 6/2022).

Ia menjelaskan, Prabowo merupakan sosok yang pas untuk memimpin Indonesia. Apalagi selama ini Prabowo dikenal sebagai sosok yang tegas.

Baca Juga: Warga Mayang Jember Syok Temukan Kerangka Manusia Saat Panen Singkong

"Target kita ada satu juta tandatangan, kita kumpulkan secara door to door dan tanda tangan tersebut tidak main-main. By name by adress, by phone, juga lengkap dengan foto kopi KTP. Untuk kainnya kita urunan dan beli sendiri, ada dua lembar kain putih yang kita siapkan," ucapnya.

Ia juga mengaku alasan kuat masih mendukung Prabowo dalam Capres 2024 mendatang, kata Nanang, selama ini dinilai telah berhasil membuktikan diri sebagai sosok pemimpin yang mumpuni.

Baca Juga: Tidur di Pos Ronda, Motor Warga Digasak Maling di Bangsalsari Jember

Baik dalam memimpin partai maupun saat menjabat sebagai Menteri.

"Terlepas sama-sama kita tahu beliau (Prabowo) gagal Capres dua kali. Tapi jiwa kenegarawannya patut diakui. Dengan menjadi sosok menteri membantu Bapak Jokowi, Insya Allah sudah diketahui kapasitas dan kapabilitas sebagai Menteri Pertahanan. Hal itu bisa dinilai sendiri oleh rakyat Indonesia," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.