Senin, 22 Jun 2026 18:42 WIB

Penganiayaan Bayi di Surabaya Hingga Tewas oleh Ibu Kandungnya Dipicu Hal Sepele

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Minggu, 26 Jun 2022 19:05 WIB
Eka Sari Zuni, ibu yang tega aniaya bayi kandungnya hingga tewas di Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)
Eka Sari Zuni, ibu yang tega aniaya bayi kandungnya hingga tewas di Surabaya (Foto: Zain Ahmad/jatimnow.com)

Surabaya - Eka Sari Zuni, terus menundukkan kepalanya saat berada di Mapolsek Wonocolo, Surabaya, Minggu (26/6/2022).

Dengan memakai baju tahanan oranye dan kerudung biru serta masker, wanita 25 tahun itu terlihat tidak menyesali perbuatannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Saat kamera wartawan menyorotnya, mata Eka terlihat tajam. Tidak ada perkataan apapun yang terlontar dari mulutnya.

"Yang bersangkutan sudah mengakui semua perbuatannya. Dalam hal ini menganiaya anaknya yang berusia 5 bulan, berjenis kelamin laki-laki hingga meninggal dunia," ujar Kapolsek Wonocolo, Kompol Roycke Hendrik.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

Roycke menjelaskan, penganiayaan ini terjadi sebagai bentuk pelampiasan Eka terhadap anaknya yang sering rewel hingga menangis ketika tersangka cek-cok dengan Riki, suaminya, yang bekerja di perusahaan bidang pelayaran.

"Alasannya karena jengkel. Korban suka rewel apabila tersangka berantem dengan suaminya. Korban bahkan sempat dilempar ke tempat tidur dalam kondisi terlentang dan dipukul bagian punggungnya," jelas dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Sejauh ini, hasil penyelidikan belum membuktikan Riki turut terlibat dalam penganiayaan tersebut. Sedangkan tersangka Eka, akan dites psikisnya dalam pekan depan.

"Belum ditemukan fakta jika suami tersangka ini ikut terlibat dalam penganiayaan. Suaminya mengaku tidak tahu. Namun proses pemeriksaan masih akan terus kami lakukan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.