Kamis, 18 Jun 2026 21:55 WIB

Nenek dari Bayi yang Tewas Membusuk Disebut Terima Ancaman Bila Beritahu Warga

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Minggu, 26 Jun 2022 08:45 WIB
Lokasi bayi 5 bulan ditemukan tewas membusuk setelah diduga dianiaya ibu kandungnya sendiri. (Foto: Polsek Wonocolo for jatimnow.com)
Lokasi bayi 5 bulan ditemukan tewas membusuk setelah diduga dianiaya ibu kandungnya sendiri. (Foto: Polsek Wonocolo for jatimnow.com)

Surabaya - Kasus tewasnya bayi laki-laki yang ditemukan membusuk di dalam rumah, hingga kini masih diselidiki pihak kepolisian. Ketua RT setempat menyebut, nenek korban sempat diancam dibunuh ibu kandung korban apabila memberitahu saudara hingga warga setempat jika anaknya itu telah meninggal.

"Sebelum terungkap ini, memang ibu kandung si bayi ini sempat bilang ke ibunya, bahwasanya anaknya ini sudah meninggal tapi nggak boleh memberikan informasi kepada tetangga ataupun saudara. Katanya juga diancam dibunuh. Pengakuan nenek korban begitu. Tapi saya kurang tahu, motifnya apa sampai begitu," terang Mashuri, Ketua RT 7, RW 2 Kelurahan Siwalankerto kepada jatimnow.com di lokasi, Sabtu (25/6/2022) malam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Mashuri enggan berspekulasi banyak terkait penyebab kematian korban. Juga mengapa orang tua sang bayi, yakni Riki dan Eka tak mau memakamkan anak nomor duanya itu.

"Saya nggak tahu dasarnya kenapa nggak boleh diinformasikan ke warga. Saya juga heran. Padahal kedua orang tuanya menurut saya itu tahu bahwa anaknya sudah meninggal. Tapi malah ditinggal pergi ke Jogja," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Bayi laki-laki berusia lima bulan itu ditemukan tewas membusuk di dalam sebuah kamar rumah di Jalan Siwalankerto Tengah Gang Anggur No. 121 Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya pada Sabtu (25/6/2022).

Warga setempat menduga, jenazah bayi itu tewas karena dianiaya ibu kandungnya sendiri. Bahkan, kejamnya lagi, saat diketahui sudah meninggal, bayi itu ditinggal kedua orang tuanya pergi liburan ke Yogjakarta.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Kasus tewasnya bayi itu terungkap setelah nenek korban, Eti Suharti memberitahu tetangganya yakni Adam, jika cucunya itu telah meninggal dunia sejak Rabu (22/6/2022), namun tidak dimakamkan oleh kedua orangtuanya, yakni Riki dan Eka.

Atas informasi itulah, Adam kemudian melapor ke perangkat kampung setempat hingga diteruskan ke pihak kepolisian.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.