Selasa, 16 Jun 2026 12:12 WIB

Mas Dhito Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan di Kawasan Rawan Longsor

Kerja bakti pembersihan material longsor di rumah Slamet. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)
Kerja bakti pembersihan material longsor di rumah Slamet. (Foto: Yanuar Dedy/jatimnow.com)

Kediri - Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengimbau warga yang berada di kawasan rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat masih tingginya curah hujan di bulan Juni.

"Saat ini kita ketahui curah hujan masih tinggi, saya meminta warga yang berada di daerah rawan bencana untuk lebih meningkatkan kewaspadaan," katanya, Jumat (24/6/2022).

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

Sebagaimana yang terjadi di Dusun Besuki RT 03/01, Desa Jugo, Kecamatan Mojo. Akibat guyuran hujan deras, satu rumah warga rusak berat akibat tertimbun material longsor, Kamis (23/6/2022) sore. Beruntung, pemilik rumah bernama Slamet, selamat setelah mengungsi ke kandang sapi.

Selain rumah Slamet, titik longsor juga terjadi di RT 02, di mana tembok penahan tanah (TPT) jalan, longsor. Untuk mengantisipasi longsor susulan, saat ini separuh akses jalan ditutup.

"Kami Pemerintah Kabupaten Kediri prihatin atas musibah ini, begitu mendapat informasi itu, saya juga telah meminta dinas terkait (BPBD) terjun ke lokasi. Kepada warga kami sekali lagi meminta tetap tingkatkan kewaspadaan," tambah Mas Dhito, sapaan Bupati Kediri tersebut.

Saat ini Kepala BPBD Kabupaten Kediri Randy Agatha telah melakukan beberapa langkah. Selain meningkatkan edukasi pada warga, BPBD juga membentuk tim siaga bencana desa maupun desa tangguh bencana.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

“Jadi selain melakukan tanggap darurat kita juga lakukan upaya pencegahan dan kesiapsiagaan yang kita lakukan sebelumnya. Mau tidak mau kita akui bahwa wilayah Kabupaten Kediri ada wilayah perbukitan dan memang ada potensi terjadi longsor," kata Randy.

Senada dengan Mas Dhito, ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengenali potensi bencana yang terjadi di wilayahnya. Sebab selain longsor, hujan deras diiringi angin kencang juga berpotensi menyebabkan pohon tumbang.

"Misalnya kalau hujan deras dengan intensitas yang lama harus mencari tempat yang lebih aman," pesannya.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Terkait dampak longsor yang terjadi, pemilik rumah mengungsi di rumah kerabat yang berada tak jauh dari lokasi. Sementara kerja bakti pembersihan material longsor terus dilakukan bersama unsur pemerintah daerah, relawan, warga, maupun TNI/Polri.

"Kita kemarin ke lokasi juga menyalurkan bantuan dari Mas Bupati baik itu selimut, tikar maupun peralatan dapur lengkap," tutup Randy.

(ADV)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.