Senin, 15 Jun 2026 15:08 WIB

Biadab! Anak Difabel di Surabaya Diduga Disetubuhi Tetangga

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

Surabaya - Seorang anak perempuan penyandang disabilitas tuna runggu di Surabaya diduga disetubuhi HA (45), tetangganya. Anak berusia 14 tahun itu kini dikabarkan mengalami trauma berat.

Informasi yang diterima jatimnow.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (15/6/2022). Peristiwa tersebut telah dilaporkan keluarga korban ke polisi dan telah memperoleh Tanda Bukti Lapor Nomor: TBL/B/695/VI/2022/SPKT/Polrestabes Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Diceritakannya bibi korban, NV, peristiwa itu diketahui oleh ibu korban yang saat itu sedang terbangun dari tidurnya sekitar pukul 00.30 WIB. Saat terbangun, ibu korban mendapati kamar anaknya kosong. Padahal sebelumnya ia telah menyuruh anaknya tidur.

"Anak ini ternyata bangun memang pukul 00.00 WIB. Terus dia ke dapur dan makan. Setelah makan, dia duduk-duduk di teras," ujar NV usai mendatangi panggilan dari Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis (23/6/2022).

Dari keterangan korban, saat itu dirinya ditarik oleh HA untuk diajak masuk ke rumahnya yang berada di depan rumah korban.

"Korban dibujuk dengan makan kue dan diberi sejumlah uang. Sehingga korban mau ikut masuk ke rumah HA," bebernya.

Saat malam itu, tambah NV, ibu korban sempat berputar kampung hingga pukul 03.00 WIB untuk mencari korban. Namun tak lama kemudian, ibunya melihat korban keluar dari rumah terduga pelaku.

"Saat itu ibunya langsung marah, karena anaknya keluar dari rumah tetangganya dini hari," imbuh NV.

Saat ditanya ibunya, korban mengaku jika ia baru saja disetubuhi oleh HA. Mendengar pengakuan itu, ibu korban melabrak HA. Peristiwa itu pun diketahui keluarga besar korban dan HA.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saat matahari terbit, pelaku didatangi oleh warga. Namun pelaku sudah tidak ada di rumah sehingga kita ambil langkah hukum," tegasnya.

Sementara Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Wardi Waluyo menyebut bahwa saat ini pihaknya masih fokus mengumpulkan barang bukti. Katanya, dibutuhkan minimal dua alat bukti untuk bisa menjerat pelaku.

"LP (Laporan Polisi) masih proses lidik lengkap dan kumpul alat bukti lengkap. Kita berusaha cepat jika memang fakta hukum yang didukung minimal dua alat bukti tercukupi," jelasnya.

Terkait barang bukti yang sudah dikumpulkan, Wardi menyebut pihaknya masih belum bisa membukanya ke publik. Sebab, proses penyelidikan masih pada tahap awal.

"Belum saatnya dipublikasikan untuk barang bukti, (belum bisa) disampaikan ke mana-mana dan masih proses awal," ujar dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Saat ini, lanjut Wardi, korban dan keluarganya juga tengah dimintai keterangan di Mapolrestabes Surabaya. Selain itu, mereka juga mendapatkan konseling dari Unit PPA.

"Korban dan keluarga dan juga saksi masih dikonseling dan juga dimintai keterangan di ruang PPA," ucapnya.

Wardi mengaku bakal memberikan perhatian khusus dalam kasus dugaan persetubuhan anak tersebut. Dia berjanji bakal menyelesaikan perkara ini dengan cepat dan terlapor segera diamankan.

"Yang penting kita kebut perkara khusus ini, yang menjadi perhatian masyarakat. InsyaAllah akan cepat tuntas karena terlapor tidak akan bisa mengelak lagi," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.