Senin, 22 Jun 2026 23:00 WIB

Fakultas Vokasi Unair Targetkan Status Prodi D3 Jadi Sarjana Terapan Tahun ini

Talkshow Dies Natalis Fakultas Vokasi Unair bertajuk SDM Unggul Melalui Link and Match (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Talkshow Dies Natalis Fakultas Vokasi Unair bertajuk SDM Unggul Melalui Link and Match (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) menargetkan perubahan status program studi (prodi) diploma 3 menjadi sarjana terapan dalam tahun ini.

Dekan Fakultas Vokasi Unair, Prof Dr drh Anwar Ma'ruf menargetkan tahun ini semua prodi yang sedang ditelaah dan bisa menjadi sarjana terapan menyesuaikan kebutuhan industri dan lapangan kerja.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Dia merinci, dari 19 prodi Fakultas Vokasi Unair, 9 di antaranya sudah sarjana terapan atau diploma 4 (D4). Sementara sisanya masih berstatus diploma tiga (D3).

Kecuali Prodi Ilmu Perpustakaan dan Keperawatan, masih akan bertahan dengan status D3 sesuai kebutuhan industri.

"Kompetensi ke depan tenaga kerja yang dibutuhkan bersifat lebih tinggi lagi. Untuk itu diploma 3 ditransformasi jadi sarjana terapan dan magister dan doktor terapan. Dengan harapan SDM unggul bisa diperoleh," ujar Prof Anwar usai talkshow Puncak Dies Natalis ke-8 Fakultas Vokasi Unair, Kamis (23/6/2022).

Menurutnya, dunia kerja saat ini lebih fokus pada banyak kompetensi dan tenaga ahli.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Akhir Pekan Ini: Cerah

"Kami juga sedang mencoba meningkatkan branding sarjana terapan. Karena status sarjana terapan atau diploma masih belum bisa dipahami dengan baik oleh masyarakat. Banyak yang hanya mencari strata 1," urainya.

Sementara dalam talkshow SDM Unggul Melalui Link and Match tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, banyak industri di daerahnya yang perlu tenaga ahli dan terampil dan bisa diisi oleh tenaga vokasi.

"Kalau tidak, tenaga asing bisa masuk mengisi tenaga ini," tegas Gus Yani-sapaan akrabnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Hal senada juga diungkapkan Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati. Dia menyebut, lulusan vokasi banyak dibutuhkan karena SDM tersebut siap kerja.

Dalam hal ini pihaknya telah membuka pembicaraan awal dengan dekan FV Unair. Implementasinya, pihak vokasi Unair berkunjung Kabupaten Mojokerto untuk membentuk laboratorium vokasi.

"Dalam simbiosis ini dari sisi vokasi butuh laboratorium, sementara kami butuh SDM atau tenaga ahli untuk membantu kami menata mengembangkan wisata. Yang dibidik dua kecamatan yakni Trawas dan Pacet," bebernya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.