Sabtu, 20 Jun 2026 02:17 WIB

Respons Eri Cahyadi Soal Usulan Cuti 40 Hari Bagi Suami saat Istrinya Melahirkan

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (Foto: Dok. Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi (Foto: Dok. Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Baru-baru ini DPR RI menyepakati Rancangan Undang-undang Kesejahteraan Ibu dan Anak (RUU KIA) untuk dibahas lebih lanjut menjadi Undang-undang (UU).

Dalam RUU tersebut, DPR RI menginisiasi cuti selama 40 hari bagi suami yang istrinya melahirkan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Terkait itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya akan mengikuti pemerintah pusat jika nantinya rancangan tersebut disahkan.

"Karena setiap regulasi yang ditetapkan pemerintah pusat, pasti ada kajiannya, pasti ada perhitungannya. Kami tidak bisa menolak ketika ada aturan dari pemerintah pusat yang sifatnya mengikat," jelas Eri kepada wartawan di Gedung DPRD Surabaya, Jalan Yos Sudarso, Rabu (22/6/2022).

Namun, Eri menyarankan jika seorang suami seharusnya bekerja. Sebab suami memiliki tanggung jawab dan berkorban untuk keluarga.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Lek cuti berarti dapat gaji tok (kalau cuti berarti dapat gaji saja). Opo yo mungkin wong lanang dolek gaji tok (apa mungkin seorang pria hanya mencari gaji saja). Gawe kehidupan rumah tanggane berkorban (buat kehidupan rumah tangganya, berkorban), orang laki-laki itu. Dengan apa? Dengan bekerja," jelas dia.

"Tapi InsyaAllah, saya yakin lek seng lanang (kalau seorang pria) pasti akan mengorbankan waktu dan dirinya untuk seorang wanita," tambahnya.

Eri menyebut, jika sampai RUU itu jadi digedog, ia percaya hal tersebut telah melalui proses kajian secara mendalam.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pasti ada pertimbangannya, sudah ditetapkan. Kalau pertimbangan sudah ditetapkan 40 hari, berarti sudah ada pertimbangannya. Kalau itu tergantung dari nafsi manusia dari sisi mananya melihatnya," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.