Senin, 22 Jun 2026 03:08 WIB

Mantapkan Diri Jadi Desa Mandiri, Tulungrejo Fokus Bangun Fasum

Pembangunan tandon air, peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)
Pembangunan tandon air, peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat. (Foto: Galih Rakasiwi/jatimnow.com)

Kota Batu - Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji memantapkan diri menuju desa mandiri. Pemerintah desa (Pemdes) bergotong royong memenuhi fasilitas umum (Fasum) sebagai tolak ukur kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pembangunan tandon air di RW 3 Dusun Gondang, misalnya. Demi meningkatkan pelayanan air bersih pada masyarakat, dana Rp245 juta dikucurkan pemdes setempat, meliputi pembangunan tandon dengan lebar 3,8 meter, panjang 5,8 meter dan tinggi 3 meter. Selain itu turut dibangun plengsengan penahan, serta sebagian jaringan pipa yang dikerjakan oleh masyarakat secara swakelola atau padat karya.

Baca Juga: Puluhan Tandon Air Disiapkan BPBD Tulungagung Untuk Antisipasi Kekeringan

"Dengan adanya pembangunan tandon baru ini pemdes ingin distribusi air bersih bisa lebih maksimal dan merata. Total ada 5 RT atau 150 KK yang bakal merasakan dampak pembangunan tandon," kata Kepala Desa Tulungrejo, Suliono, Rabu (22/6/2022).

Pembangunan ini, lanjut Suliono, merupakan usulan Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) setempat karena selain tandon lama berukuran kecil, letaknya pun di area penginapan.

"Dari situlah akhirnya ada usulan pembangunan, meski begitu tandon lama juga tetap akan kita fungsikan demi memaksimalkan distribusi air bersih yang bakal dikelola oleh pengurus HIPPAM," paparnya.

Baca Juga: Tiar Karbala Resmikan Sumur Air Bersih untuk Korban Banjir Aceh

Selain tandon, Pemdes Tulungrejo tengah membangun Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Junggo, tepatnya di Alas Gimbo sepanjang 1.200 meter dengan anggaran Rp200 juta untuk meningkatkan produksi pertanian.

"Di sana merupakan pusat pertanian buah apel, letaknya sangat jauh dan sulit dijangkau. Makanya JUT kita harapkan bisa mempermudah aktivitas pertanian," tegasnya.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Model pembangunan JUT nanti yaitu bermaterialkan paving di sisi kanan dan kiri yang berfungsi menjadi penahan roda mobil.

"Jadi pavingnya tidak full, hanya pas ban mobil. Model ini kita rasa cukup ideal untuk memaksimalkan pembangunan, soalnya kalau di full paving anggarannya tidak mencukupi," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.