Rabu, 17 Jun 2026 22:14 WIB

Pj Kades Torjunan Sampang Diduga Meninggal karena Tabrak Lari, Pelaku Diburu

Sejumlah anggota polisi mendatangi lokasi kejadian dugaan tabrak lari di Desa Torjunan, Sampang. (Foto: Adi for jatimnow.com)
Sejumlah anggota polisi mendatangi lokasi kejadian dugaan tabrak lari di Desa Torjunan, Sampang. (Foto: Adi for jatimnow.com)

Sampang - Polisi turun tangan menyelidiki kasus Penjabat (Pj) Kepala Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Shofiyah (50) yang meninggal di pinggir jalan Minggu (19/6/2022) pagi tadi. Dugaan sementara Shofiyah meninggal karena tabrak lari.

Namun, polisi belum berhasil mengungkap kronologi lengkap dugaan tabrak lari itu. Sebab, di lokasi hanya tersisa serpihan spion. Polisi sudah mengantongi keterangan dari warga sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Tabrak Lari di Jalan Raya Kediri-Nganjuk

Kapolsek Robatal AKP Fatah Mielana mengakui ada dugaan tabrak lari terhadap korban. Namun, pihaknya mengaku belum berhasil mengungkap pelaku.

"Kami masih dalam berupaya penyelidikan. Mohon doanya semoga segera terungkap," katanya.

Dia menjelaskan, awalnya menerima laporan dari masyarakat bahwa ada dugaan tabrak lari. Sehingga, pihaknya memerintahkan anggota ke lokasi. Namun, belum ada titik terang siapa pemilik mobil Carry yang kabur setelah menabrak korban di jalan.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

"Kami belum bisa menyampaikan apakah sengaja ditabrak atau murni selip. Kami masih mendalaminya," lanjut dia.

Menindaklanuti itu, ia sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polres Sampang. Termasuk Satreskrim setempat. Sehingga, diharapkan pelaku segera terungkap.

Baca Juga: Korban Tabrak Lari di Tulungagung Mendapat Bantuan Becak Motor Dari Polisi

Sementara informasi yang dihimpun jatimnow.com, diduga mobil Suzuki Carry yang menabrak berwarna putih. Namun, pemiliknya masih belum terungkap.

"Informasi sementara mobil yang menabrak korban Carry berwarna putih, " kata warga yang menolak namanya disebut.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.