Senin, 15 Jun 2026 14:39 WIB

Polisi Geledah Rumah Guru Bimbel yang Cabuli Anak Didik di Surabaya

  • Penulis :
  • | Kamis, 12 Jul 2018 15:10 WIB
Anggota Unit PPA membawa tersangka di rumah tempat bimbel yang dikelolanya.
Anggota Unit PPA membawa tersangka di rumah tempat bimbel yang dikelolanya.

jatimnow.com - Setelah kedoknya terbongkar dan ditangkap polisi akibat mencabuli sejumlah anak didiknya, Ulla Abdul Muiz (34) digelandang ke rumah bimbel (bimbingan belajar) yang dikelolanya.

Muiz dibawa sejumlah anggota Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Satreskrim Polrestabes Surabaya, Kamis (12/7/2018) sekitar pukul 11.00 WIB di rumah bimbel miliknya di Surabaya barat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kami keler tersangka ke sini untuk mengembangkan kasusnya. Jadi kami lakukan penggeledahan," tutur Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni.

Penggeledahan itu dilakukan untuk mendapatkan data riil berapa jumlah anak yang menjadi anak didik di bimbel milik Muiz tersebut. Hal itu dilakukan untuk menelisik adanya korban lain selain 4 korban pencabulan yang diakui oleh Muiz sebelumnya.

Selain menggeledah, tersangka Muiz juga diminta untuk memperagakan bagaimana dirinya mencabuli para anak didiknya. "Peragaan (pra rekontruksi) ini juga kami lakukan untuk mencocokkan keterangan tersangka dan korban dalam berita acara pemeriksaan (BAP)," beber Ruth Yeni.

Baca juga: Berkedok Bimbel, Pria Homoseksual di Surabaya Cabuli Anak Didik

Dari pantauan di lokasi, Muiz melakukan pencabulan terhadap korban di kamar belakang dan tengah. Di rumah itu memang terdapat 3 kamar. Sedangkan tempat belajar dilakukan tersangka di dalam rumah dan salah satu kamar yang ada.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah menggeledah dan melakukan pra rekontruksi, penyidik Unit PPA langsung menyegel (memasang garis polisi) rumah bimbel yang dikelola tersangka itu. Rumah yang terletak di salah satu daerah di Benowo, Surabaya itu dikontrak tersangka sejak 4 tahun lalu.

Di lokasi, Agus Waluyo Wakil Ketua RT setempat membenarkan jika tersangka sudah menempati rumah itu 4 tahun terakhir. Sebenarnya, warga sudah resah dan curiga terhadap kebiasaan tersangka. Sebab, anak-anak didik di sana sering pulang tengah malam bahkan menginap.

"Agar tidak terulang kejadian serupa, kami warga disini sepakat agar bimbel milik tersangka itu dibubarkan," ungkap Agus.

Agus bahkan menyebut bahwa sebelum mengontrak rumah disana, tersangka Muiz pernah diusir warga di perumahan sebelumnya. Warga di perumahan sebelumnya itu mengusir Muiz dengan alasan tidak nyaman dengan tingkah laku Muiz.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Muiz sendiri ditangkap setelah terbukti mencabuli 4 anak didiknya. Semua korban merupakan laki-laki yang berusia di bawah 17 tahun. Diduga, Muiz mencabuli lebih dari 4 korban. Sebab anak didik di bimbel-nya itu ada sekitar 50 anak.

Dalam pengakuannya, Muiz mengakui dalam 5 tahun terakhir dirinya lebih menyukai sesama jenis (laki-laki) ketimbang perempuan, yang lazim disebut homoseksual.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.