Minggu, 21 Jun 2026 06:17 WIB

Tawuran di Pacar Keling Surabaya, Korban Pingsan Kehilangan Banyak Darah

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 17 Jun 2022 18:41 WIB
Korban saat dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya. (Foto: Rofi'i for jatimnow.com)
Korban saat dirawat di RSU dr Soetomo Surabaya. (Foto: Rofi'i for jatimnow.com)

Surabaya - Edi, korban tawuran di perempatan Jalan Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya yang pergelangan kaki kirinya dibacok hingga nyaris putus, kini tengah mendapatkan perawatan intensif di RSU dr Soetomo Surabaya.

"Mau dilakukan operasi. Tadi sempat tidak sadar, karena banyak mengeluarkan darah," kata Rofi'i, kakak kandung korban saat dikonfirmasi jatimnow.com, Jumat (17/6/2022).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Rofi'i menyebut, adiknya itu dibacok mengenai pergelangan kaki kirinya, tepat di urat belakang.

"Urat dan tulangnya itu putus. Pas pergelangan kaki belakang. Sekarang sudah ditangani, mudah-mudahan bisa segera sembuh," ujarnya.

Atas kejadian ini, Rofi'i pun mengaku tidak terima, dan meminta polisi mengusut tuntas siapa saja pelaku yang telah membacok adiknya tersebut.

"Nggak terima pasti mas. Ini dibacok sampai nyaris putus lo. Saya berharap ya pelakunya bisa ketangkep semua. Karena sangat meresahkan," tegasnya.

Diketahui sebelumnya, tawuran antar-remaja yang terjadi di perempatan Jalan Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya pada Kamis malam (16/6/2022) itu dipicu hal sepele. Kedua belah pihak tak terima setelah senggolan motor.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Tawuran itu sendiri melibatkan dua kelompok remaja asal Tambaksari, yakni asal Jalan Indrakila dan asal Jalan Oro-oro.

Tarman, penjual bunga tabur, yang berjualan di sekitar lokasi yang juga paman korban, bahwa tawuran tersebut bermula dari adik dari keponakannya itu bersenggolan saat mengendarai motor di sekitar Jalan Jolotundo.

"Awalnya itu senggolan motor, sehingga terjadi percekcokan hingga baku hantam. Karena kalah, kelompok dari mereka menantang bertemu di luar (jangan hanya jago kandang)," ungkap Tarman di lokasi, Jumat (17/6/2022).

Mendapat tantangan tersebut, lanjutnya, kedua kelompok pemuda yang sudah berselisih paham beberapa tahun belakangan ini, lantas membuat perjanjian (tawuran) bertemu di Pasar Indrakila.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Saat mendapat perlawanan, korban Edi dan kelompoknya yang kalah berusaha melarikan diri.

"Saat mau lari, Edi terjatuh sehingga dibacok oleh musuhnya di kaki kirinya hingga tidak bisa berdiri. Dia sebenarnya tidak mau ikut, cuma membantu adiknya," jelas pria 57 tahun tersebut.

Saat kejadian itu warga setempat tidak berani mendekat. Namun setelah ada yang berteriak, polisi akhirnya datang, kedua kelompok itu kemudian melarikan diri.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.