Selasa, 16 Jun 2026 00:26 WIB

Tawuran Remaja di Pacar Keling Surabaya Dipicu Hal Sepele Ini

Suasana lokasi kejadian perkara pascabentrok antar pemuda asal Tambaksari (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Suasana lokasi kejadian perkara pascabentrok antar pemuda asal Tambaksari (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

Surabaya - Tawuran antar-remaja yang terjadi di perempatan Jalan Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya, Kamis malam (16/6/2022), dipicu hal sepele. Kedua belah pihak tak terima setelah senggolan motor.

Tawuran itu melibatkan dua kelompok remaja asal Tambaksari yakni asal Jalan Indrakila dan asal Jalan Oro-oro.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Akibat bentrok itu, Edi (25) warga Jl Jolotundo mengalami luka bacok pada kakinya hingga nyaris putus.

Menurut Tarman (57) penjual bunga tabur, yang berjualan di sekitar lokasi yang juga paman korban, bahwa tawuran tersebut bermula dari adik dari keponakannya itu bersenggolan saat mengendarai motor di sekitar Jalan Jolotundo.

"Awalnya itu senggolan motor, sehingga terjadi percekcokan hingga baku hantam. Karena kalah, kelompok dari mereka menantang bertemu di luar (jangan hanya jago kandang)," ungkap Tarman saat diwawancarai wartawan di lokasi, Jumat (17/6/2022).

Mendapat tantangan tersebut, kedua kelompok pemuda yang sudah berselisih paham beberapa tahun belakangan ini, membuat perjanjian (tawuran) bertemu di Pasar Indrakila.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Saat mendapat perlawanan, korban Edi dan kelompoknya yang kalah berusaha melarikan diri.

"Saat mau lari, Edi terjatuh sehingga dibacok oleh musuhnya di kaki kirinya hingga tidak bisa berdiri. Dia sebenarnya tidak mau ikut, cuma membantu adiknya," ungkap Tarman.

Saat kejadian itu warga setempat tidak berani mendekat, namun setelah ada yang berteriak ada polisi akhirnya kedua kelompok itu melarikan diri.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Setelah ada korban yang kena bacok, warga teriak ada polisi. Akhirnya bubar," pungkasnya.

Holil warga setempat saat ditemui mengatakan, sebelumnya kedua kelompok yang disebut sebagai gangster sering terlibat tawuran di lokasi yang sama.

"Mereka ini sebelumnya sudah sering tawuran di sini. Dan warga tidak berani mencegah karena keduanya saling membawa senjata tajam," ujarnya singkat.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.