Sabtu, 20 Jun 2026 23:43 WIB

Barang Bukti dan Tersangka Kasus Balon Udara Dilimpahkan ke Kejari Ponorogo

Penyerahan barang bukti dan tersangka.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Penyerahan barang bukti dan tersangka.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Kasus ledakan balon udara yang merusak rumah dan sekolah di Desa Tegalomno, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, memasuki babak baru. Saat ini proses penanganan kasusnya telah memasuki tahap 2. Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara telah menyerahkan barang bukti sekaligus 5 tersangka ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo, Jumat (17/6/2022).

"Ini menyangkut bahaya lalu lintas udara ditindak lanjut. Kami proses sampai sekarang. Ada 5 tersangka kami limpahkan. Juga barang bukti, kami serahkan," ujar tim Penyidik dari Dirjen Perhubungan Udara Agus Mono.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Manager Keselamatan, Keamanan, Standarisasi AirNav Solo Bakti Yudha Setiawan memberikan apresiasi atas langkah tegas penyidik. Pasalnya, penerbangan balon udara tanpa awak sangat membahayakan.

"Masyarakat lebih aware. Apa yang dilakukan (menerbangkan balon udara) membahayakan keselamatan penerbangan," jelas Bakti.

Baca Juga: Warga Blitar Tewas Terkena Ledakan Petasan Balon Udara, 2 Bocah Terluka

Ke depan, masyarakat harus menerbangkan balon dengan aturan yang ada. Misalnya, ditambatkan dengan tali.

"Ini juga menjadi edukasi masyarakat bahwa hal seperti ini tidak boleh dilakukan. AirNav adalah user dari pengguna ruang udara. Balon sangat membahayakan, " tegasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dia menegaskan, pesawat paling rentan jika terkena balon udara. Apalagi jika balon udara masuk ke sistem mesin pesawat.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.