Rabu, 17 Jun 2026 10:42 WIB

Pemkab Malang Siap Beri Pendampingan Perempuan Korban Penyekapan

Kepala DP3A Malang dr Arbani Mukti Wibowo.(Foto: Rizal Adhi Pratama)
Kepala DP3A Malang dr Arbani Mukti Wibowo.(Foto: Rizal Adhi Pratama)

Malang - IRN (19), warga Desa Sumberpucung, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, menjadi korban penyekapan. Kasus itupun mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang. Pihak pemerintah siap memberi pendampingan kepada IRN.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DP3A) Malang dr Arbani Mukti Wibowo mengatakan, pihaknya harus melakukan wawancara terlebih dahulu untuk menilai seberapa dalam trauma yang dialami korban. Jadi bisa diketahui metode apa yang bisa dilakukan untuk meredakan trauma korban.

Baca Juga: Disparbud Malang Target 4,3 Juta Kunjungan Wisatawan dengan Travel Pattern

"Kami bisa menggandeng Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Malang. Setidaknya bisa dilakukan 2 kali sesi trauma healing. Tapi tentu masih menunggu hasil diagnosa terlebih dahulu," tegasnya saat dikonfirmasi, Jumat (17/06/2022).

Hal senada juga disampaikan Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Menurutnya, korban memang perlu pendampingan. Untuk itu, pihaknya masih menunda proses rekonstruksi.

Baca Juga: PDI Perjuangan Jatim Tanam 2.500 Bibit Kopi dan Buah-buahan di Donomulyo Malang

"Kami masih menunggu proses pemulihan korban sebelum melanjutkan proses penyidikan. Kami masih menunggu hasil pendampingan dari P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak)," pungkasnya.

Sebelumnya, warga Sumberpucung, Kabupaten Malang, dihebohkan dengan penemuan seorang perempuan 19 tahun berinisial IRN yang lari dari rumah penculiknya dengan tangan terikat di Desa Sambigede, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis Malam (09/06/2022). Saat itu, IRN yang merupakan warga Desa Sumberpucung mengaku disekap di dalam lemari dan berhasil kabur sehingga bisa berteriak meminta tolong kepada warga.

Baca Juga: 7 Fakta Perampokan di Perum De Naila Gresik, 2 Pelaku Ditangkap

Melihat kondisinya, warga langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian dan meringkus pria penculik berinisial YD dan merupakan warga Bali. Saat ditanya warga soal pekerjaannya, YD mengaku sebagai aparat.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.