Jumat, 12 Jun 2026 10:40 WIB

Gerindra Jatim Ajak Masyarakat 'Wani Mangan Daging', Berikut Tipsnya

Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur mengampanyekan gerakan 'Wani Mangan Daging' (Foto: Fraksi Gerindra Jatim for jatimnow.com)
Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur mengampanyekan gerakan 'Wani Mangan Daging' (Foto: Fraksi Gerindra Jatim for jatimnow.com)

Surabaya - Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur mengampanyekan gerakan 'Wani Mangan Daging'. Gerakan itu dilakukan agar masyarakat tak perlu ragu dan takut mengonsumsi daging sapi dan kambing di tengah wabah PMK.

"Fraksi mengajak untuk melakukan gerakan makan daging sapi. Caranya dengan merebus daging, minimal 30 menit. Kalau kita menyalahkan pemerintah soal wabah nggak bisa. Jadi ini solusinya ya bagaimana peternak ini tetap berdaya," jelas Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Mohammad Fawait, Kamis (16/6/2022).

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Bendahara DPD Partai Gerindra Jatim itu menilai, wabah PMK telah dinyatakan aman dan tidak bisa menjangkiti manusia. Dia juga membeberkan tips aman mengonsumsi daging hewan ternak, caranya dengan menghindari bagian-bagian sapi atau kambing seperti jeroan, kepala ataupun bagian kaki sapi.

"Misalnya kayak steak itu harus mateng. Yang nggak boleh itu sebenarnya jeroan, babat, kepala dan kaki," terang Gus Fawait-sapaan akrabnya.

Dia mengaku kasihan terhadap para peternak sapi dan kambing yang nyaris gulung tikar karena wabah PMK di Jatim. Apalagi menjelang Hari Raya Idul Adha 2022 yang biasanya menjadi momen bahagia bagi mereka.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Untuk mengatasi itu, dia menyarankan agar Pemprov Jatim turun tangan memberi perhatian khusus kepada peternak yang sedang lesu. Caranya dengan memberi opsi budidaya ikan tawar dan semacamnya.

"Peternak dialih-dibudidayakan dengan cara pengembangan ikan seperti Lele dan lain sebagainya. Karena momen PPDB, anak-anak peternak juga bisa dikasih subsidi oleh pemprov tergantung kebutuhan mereka, mulai buku, seragam," papar Gus Fawait.

"Itu solusi kalau pemprov mau membantu peternak," sambung dia

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Ia juga menyarankan bagi para peternak untuk melakukan koordinasi dengan dinas peternakan setempat. Sbeba Pemprov Jatim telah menyiapkan vaksin untuk menekan wabah PMK, agar tidak semakin meluas.

"Ini wabah, nggak bisa kalau secepat itu, pasti butuh waktu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.