Kamis, 18 Jun 2026 01:45 WIB

Lurah hingga Wali Kota Layani Warga Surabaya Secara Langsung, Catat Jadwalnya

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Wali Kota Surabaya mewajibkan seluruh lurah, camat, hingga Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk membuka pintu melakukan pelayanan langsung terhadap warga Kota Pahlawan.

Pelayanan secara langsung itu akan dibuka setiap hari Jumat, mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB. Warga pun bisa langsung mendatangi kantor kelurahan, kecamatan, hingga dinas terkait pada waktu yang disediakan.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Tujuannya agar setiap permasalahan yang ada di Surabaya bisa tertangani dengan cepat di setiap sektor kerja. Seperti pengurusan adminduk atau KTP yang cukup melalui kelurahan.

"Setiap Jumat membuat ruang untuk bisa bertatap muka langsung dengan warga, dan hukumnya wajib, jadi warga kalau ingin menanyakan sesuatu, ingin berkeluh kesah dia bisa langsung bisa bertemu lurah, camat, dan kepala dinas," ucap Wali Kota Eri Cahyadi, kepada wartawan Rabu (15/6/2022) malam.

Sehingga, setiap permasalahan yang bersinggungan dengan lintas sektor tidak perlu lagi diurus warga secara langsung, cukup kelurahan yang nantinya akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

"Contoh kalau orang kesulitan KTP, ya sudah dia cukup ke kelurahan seumpama berhubungan dengan dinas lain, umpamanya begitu, maka yang berjalan bukan warganya, yang jalan kelurahannya, karena ini kan connect dengan dinas yang ada di pemerintahan, dan tidak usah orang berputar," imbuh Eri.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Dari setiap kunjungan warga, pejabat Pemkot akan dibekali sebuah aplikasi, mereka diberi target melakukan penyelesaian keluhan warga dengan kurun waktu 1x24 jam. Jika tidak bisa, maka pejabat Pemkot akan memberikan pengakuan kepada warga jika memang tidak bisa ditangani, dengan acuan aturan kontrak yang mereka tanda tangani.

"Nanti ada aplikasi di sana, jadi nanti ada dialog dan dia harus solusi, harus ada solusinya dan selesai hari itu," katanya.

Di sisi lain, tujuan dari diberlakukannya sistem tersebut, lanjut Eri, untuk membuat ruang pelayanan publik kepada masyarakat semakin terbuka lebar. Sehingga, lurah, camat hingga dinas tak bisa berkelit saat bertatap muka dengan warga Kota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Dia punya kontrak kinerja, di dalam kontrak kinerja yang dipaparkan setiap OPD, media bisa melihat kontrak kinerjanya seperti apa, disitu dibunyikan setiap ada permasalahan harus diselesaikan kalau dia tidak diselesaikan, 5 kali dia tidak menyelesaikan dia membuat surat pernyataan bahwa dia akan mengundurkan diri di tahun depannya," jelas mantan Kepala Bappeko Surabaya itu.

Sementara, untuk hari Sabtu, mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, Wali Kota Eri juga bakal melakukan hal yang sama dengan membuka pintu melakukan pelayanan langsung terhadap masyarakat di Balai Kota Surabaya, dengan ketentuan bergilir setiap setiap kecamatan.

"Insya Allah hari Sabtu setiap kecamatan akan dibagi, nanti akan bisa bertemu langsung dengan saya di Balai Kota. Jadi Sabtu mulai jam 8 sampai 12 itu warga bisa bertemu saya secara langsung bergantian," tandas Eri.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.