Rabu, 17 Jun 2026 14:53 WIB

Jembatan Gedangsewu Segera Dibangun, Mas Dhito: Warga Tak Perlu Balik Arah Lagi

Proses awal pembangunan Jembatan Gedangsewu. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)
Proses awal pembangunan Jembatan Gedangsewu. (Foto: Humas Pemkab Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Rusaknya Jembatan Gedangsewu membuat warga sering kecele. Tak sedikit warga yang harus berputar arah, baik dari arah Kecamatan Puncu maupun sebaliknya.

Menyikapi itu, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kini tengah menggenjot pembangunan jembatan ini. Mas Dhito sapaan akrabnya, ingin agar pembangunan jembatan segera dirampungkan sehingga tidak ada lagi warga yang harus balik arah.

Baca Juga: Kak Cicha Buka Pesta Siaga Pramuka di Taman Wisata Ubalan Kediri

“Doakan dalam pengerjaannya tak ada kendala. Biar warga tidak balik arah lagi,” kata Mas Dhito, Rabu (15/6/2022).

Mas Dhito menyebut, jembatan dengan bentang 8 meter dan lebar 6 meter ini diproyeksikan selesai akhir tahun ini.

Lebih lanjut, Mas Dhito mengatakan selain Jembatan Gedangsewu, pihaknya juga tengah fokus pada pembangunan Jembatan Ngadi, Kecamatan Mojo yang menjadi konektivitas antara Kabupaten Kediri dan Tulungagung.

Untuk itu pihaknya minta pada Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk terus fokus dan bekerja keras dalam menangani pekerjaan infrastruktur yang ada.

Baca Juga: Mas Dhito Pastikan Pengerjaan Atap Stadion Gelora Daha Jayati Selesai Tahun Ini

“PR Dinas PU ini sangat berat, saya harap bisa terus bekerja keras dan fokus dalam membenahi infrastruktur yang ada,” tandasnya.

Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPU Kabupaten Kediri Irwan Chandra menyebut, jembatan penghubung ruas Gadungan Puncu dan Gedangsewu ini sedang dalam proses rencana pemasangan pondasi.

“Jadi, kontraknya bersamaan dengan pembangunan Jembatan Ngadi. Sekarang Jembatan Gedangsewu baru proses perencanaan pemasangan pondasi sumuran,” kata Irwan.

Baca Juga: Mas Dhito Segera Rehab Puskesmas Tiron Kediri yang Terbakar

Dikatakan Irwan, jembatan ini mengalami kerusakan sejak tahun 2021 lalu yang disebabkan oleh banjir. Sehingga menyebabkan akses jalan tersebut putus. Saat ambrol itu, sebuah mobil sempat terperosok.

“Semoga pengerjaannya bisa selesai, tepat waktu dan mutu,” harapnya.

(ADV)

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.