Kamis, 18 Jun 2026 16:20 WIB

Berdalih Bayar Sekolah Anak, Pria di Surabaya Jadi Pengedar Sabu Jaringan Lapas

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 15 Jun 2022 13:17 WIB
Tersangka AN saat diamankan bersama barang bukti di Mapolres Perak. (Foto: Polres Pelabuhan Tanjung Perak for jatimnow.com)
Tersangka AN saat diamankan bersama barang bukti di Mapolres Perak. (Foto: Polres Pelabuhan Tanjung Perak for jatimnow.com)

Surabaya - Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menggerebek rumah pengedar sabu di daerah Bulak Cumpat, Kenjeran.

Dari penggerebekan itu, tim mengamankan pengedarnya berinisial AN (37), bersama barang bukti 9 poket sabu seberat 2,86 gram.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Selain itu, tim juga menyita 1 bandel klip plastik, 1 buah skrop putih yang terbuat dari sedotan plastik, 1 buah timbangan elektrik, dan 1 handphone Oppo hitam.

"Benar, kami amankan pengedar Narkoba di kawasan Bulak Cumpat. Saat ini yang bersangkutan sudah kami tahan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Hendro Utaryo, Rabu (15/6/2022).

Hendro menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari adanya informasi yang masuk bahwa ada peredaran Narkoba di kawasan Bulak Cumpat. Atas informasi itulah, tim lantas melakukan serangkaian penyelidikan hingga dapat teridentifikasi pelakunya.

Ketika keberadaan pengedar barang haram tersebut diketahui, tim langsung melakukan pengintaian hingga penggerebekan.

"Kami intai yang bersangkutan ini sekitar dua harian. Nah, ketika dia pulang ke rumahnya, langsung kami gerebek. Saat itu dia baru saja masuk kamar, dan langsung kami amankan hingga penggeledahan," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Saat menggeledah tubuh hingga kasur pelaku, tim tidak menemukan apapun. Kemudian tim menggeledah lemari. Di situlah didapati kotak hitam yang isinya 9 poket sabu dan sejumlah barang bukti lainnya.

"Di dalam kotak hitam itu kami temukan Narkoba jenis sabu yang sudah dipecah menjadi poket-poket kecil. Ada timbangan elektrik dan peralatan lainnya," sebut Hendro.

Kepada penyidik, tersangka AN mengaku sudah lima bulan ini menjadi pengedar Narkoba. Dalihnya, karena butuh uang untuk biaya sekolah anaknya.

AN mengaku selama menjadi pengedar Narkoba, disuplai oleh seorang bandar yang ia sebut kini berada di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Jawa Timur.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk pengirimannya, yakni menggunakan sistem ranjau. AN selama ini mengaku tidak pernah berjumpa dengan sang bandar. Hanya berkomunikasi melalui handphone.

"Pengakuannya diedarkan di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Caranya dengan sistem ranjau. Saat ini masih kami dalami dan kembangkan lagi untuk berusaha mengungkap jaringan di atasnya," pungkas Hendro.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.