Senin, 22 Jun 2026 02:15 WIB

Dukung Upaya Kementan, Mas Ipin Fasilitasi Alsintan Mandiri untuk Poktan

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat menyerahkan Alsintan (Foto: Dok. Humas Pemkab Trenggalek)
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat menyerahkan Alsintan (Foto: Dok. Humas Pemkab Trenggalek)

Trenggalek - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau Mas Ipin mendukung upaya Kementrian Pertanian (Kementan) RI, dengan mendorong petani memiliki Alat Mesin Pertanian (Alsintan) secara mandiri.

Dukungan ini disampaikannya saat menghadiri penyerahan alsintan (Taxi Alsintan) di Saung Tani, Agro Park Kabupaten Trenggalek, Selasa (14/6/2022).

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

"Ini program dari kementrian, di mana konsepnya para gapoktan memiliki alsintan secara mandiri difasilitasi oleh KUR," jelas Mas Ipin.

Mas Ipin berharap, Alsintan ini tidak hanya berorientasi pada kebutuhan pengolahan lahan saja. Namun dalam pengelolaannya, alat tersebut juga bisa disewakan. Untuk itu alat tersebut diberi nama Taxi Alsintan sehingga petani lain bisa ikut menyewa.

"Konsepnya seperti taxi yang bisa disewakan. Artinya bisa diorder atau disewakan untuk petani-petani lain yang membutuhkan," tuturnya.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat menyerahkan AlsintanBupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin (Mas Ipin) saat menyerahkan Alsintan

Taxi Alsintan ini diinisiasi Kementan dengan tujuan untuk menghadirkan teknologi pertanian di tengah-tengah petani. Juga menjadi salah satu langkah akselerasi pemulihan ekonomi di sektor pertanian.

Sedangkan Taxi Alsintan merupakan program penyediaan alat dan mesin pertanian secara mandiri oleh pelaku usaha di sektor pertanian melalui fasilitasi bantuan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Harapannya, petani secara pribadi atau bersama-sama mudah memiliki alsintan tanpa mengandalkan bantuan pemerintah.

"Kita juga berterima kasih karena salah satu vendornya ini, juga produsen dalam negeri. Terus mereka juga siap untuk memberikan technical assistance sehingga dapat ketemu alsintan yang bagus. Kemudian juga ketemu dengan perbankan yang memfasilitasi lewat KUR. Terus dinas pertanian yang membina, harapannya petani bisa memproduksi pertaniannya lebih produktif," pungkas Mas Ipin.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.