Senin, 15 Jun 2026 21:18 WIB

Gagal Menyalip Bus, Pemotor Wanita Tewas di Pakisaji Malang

Korban kecelakaan di jalur utama Malang-Blitar, Pakisaji. (Foto: Rizal Adhi P/jatimnow.com)
Korban kecelakaan di jalur utama Malang-Blitar, Pakisaji. (Foto: Rizal Adhi P/jatimnow.com)

Malang - Seorang wanita pengendara Honda Beat, tewas usai gagal menyalip bus di jalur utama Malang-Blitar, Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa (14/6/2022).

Korban diketahui bernama Febyana Rama Dyanti (27) warga Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, yang mengendarai motor bernopol N 4559 EBQ. Ia mencoba menyalip bus yang dikemudikan Maksum Mohamad Solikin (30).

Baca Juga: Pemotor Asal Trenggalek Tewas Usai Tabrak Bus di Tulungagung

Korban melaju dari selatan dengan kecepatan sedang dan mengambil sisi kanan untuk mendahului. Di saat bersamaan, truk gandeng melaju dari utara. Korban pun tak bisa menghindar dan membuatnya hilang kendali. Ia terjatuh tepat di belakang ban bus yang disalip.

"Korban terlindas di bagian kepala dan langsung meninggal dunia di lokasi," terang Ketua RT 03, Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji, Mujin.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Sementara Maksum, pengemudi bus, mengaku tak menyadari jika ada pengendara motor yang akan menyalipnya. Pria asal Desa Gunting, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Kalten, Jawa Tengah ini menyebut kondisi jalanan saat itu sedang macet.

"Saat korban hendak menyalip, saya mendengar teriakan dan langsung banting setir ke kiri, tapi masih terlindas ban," ucapnya.

Baca Juga: Kecelakaan Truk Vs Pickup di Tulungagung, Evakuasi Korban Berlangsung Dramatis

Dalam perjalanannya, Maksum membawa 5 penumpang dengan tujuan Jakarta. Namun karena insiden kecelakaan, perjalanan terpaksa batal.

"Saya saat kejadian duduk di bagian tengah, jadi tidak merasakan apa-apa saat kejadian. Karena ini saya dan dua orang lainnya batal berangkat, tapi dua sisanya melanjutkan perjalanan dengan bus lain," timpal salah seorang penumpang bus bernama Lilik (38).

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.